1 Tahun Covid-19 Mewabah Di Indonesia, Terbukti Anies Jauh Lebih Tanggap Dari Jokowi

Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Satu tahun yang lalu, tepatnya tanggal 1 Maret 2010, saat pemerintah masih menganggap Indonesia kebal dengan virus corona baru alias Covid-19, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah membentuk Tim Tanggap Covid-19.


Sebelum membentuk Tim Tanggap Covid-19, Anies bahkan telah lebih dulu menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Covid-19 di DKI Jakarta. 

Langkah Anies saat itu banyak mendapat respon miring dari sejumlah pihak dan dinilai hanya menyebarkan ketakutan. 

Namun hal tersebut terbantahkan saat Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua warga Indonesia positif terjangkit virus Corona yakni perempuan berusia 31 tahun dan ibu berusia 64 tahun pada keesokan harinya. 

"Ketika pemerintah pusat, Menkes Terawan dkk masih menyangkal, Gubernur @aniesbaswedan sudah mengantisipasi dengan membentuk tim," tulis Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono melalui akun Twitter miliknya, Senin (1/3). 

"Boleh dibilang @DKIJakarta yang terus memperbaiki respon penanganan pandemi Covid-19 yang sangat kompleks karena bersentuhan dengan banyak kepentingan," sambungnya. 

Kasus pertama tersebut diduga berawal dari pertemuan perempuan beruria 31 tahun itu dengan WN Jepang yang masuk ke wilayah Indonesia. Pertemuan terjadi di sebuah klub dansa di Jakarta pada 14 Februari.

Namun kasus tersebut diduga bukan kasus pertama. Pandu saat itu sudah memprediksi virus Corona telah masuk ke Indonesia sejak minggu ke-3 Januari 2020.

Pernyataan FKM UI didasarkan pada laporan kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di salah satu daerah sejak minggu ke-3 Januari 2020. Laporan ODP ini dinilai sebagai bukti telah terjadi penularan Corona secara lokal.

Setahun setelah Anies membentuk Tim Tanggap Covid-19, jumlah pasien penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu masih terus bertambah. 

Hingga Minggu kemarin (28/2), sebanyak 339.735 kasus Covid-19 tercatat di ibu kota. 

Dari jumlah itu sebanyak 323.892 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 95,3 persen, sementara 5.478 orang meninggal dengan tingkat kematian 1,6 persen.[]