Prabowo Ramal Bundaran HI Bakal Terendam, Ini Jawaban Anies

Ramalan calon Presiden, Prabowo Subianto soal air laut pasang akan merendam Bundaran Hotel Indonesia pada 2025, langsung disanggah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia mengaku sudah memiliki program antisipasi banjir. 


/>
"Saya enggak komentar soal ramalan, saya menyiapkan tentang program yang memang sudah direncanakan oleh pemerintah. Itu tugas saya," kata Anies di Jakarta Pusat, Rabu (21/11) malam.

Anies menyebut Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat tengah mempercepat pembangunan giant sea wall atau tanggul raksasa lewat program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Tanggul ini diyakini mampu menahan air laut. 

"Kita akan tuntaskan. Harapannya untuk menjaga, mengamankan (agar tidak tenggelam)," ujar Anies.

Pemprov DKI, lanjut dia, juga bakal menggencarkan program drainase vertikal. Fungsinya, agar air hujan bisa langsung menyerap ke dalam tanah.

"Selama pengambilan air tanah itu terus dilakukan dan air tidak dimasukkan ke tanah, maka tanah akan menurun. Itulah mengapa sekarang kita masif menyiapkan drainase vertikal," papar Anies. 

Sebelumnya, Prabowo menyebut air laut di Tanjung Priok, Jakarta Utara, akan sampai ke Bundaran HI pada 2025. Air laut pasang sebagai dampak pemanasan global.

"Indonesia saya kira tak siap, sementara laut di utara Jakarta mengalami kenaikan. Diperkirakan air Tanjung Priok 2025 akan sampai pada Hotel Kempinski, Grand Hyatt, Bundaran HI," kata Prabowo dalam diskusi Indonesia Economic Forum di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (21/11).

Dia juga menyebut Indonesia bakal terkena dampak dari defisit air bersih yang terjadi pada dunia di 2025.(dod)