3 Program DKI Terancam Gagal Dibangun

Pelaksanaan APBD DKI Jakarta 2019 belum juga dimulai, namun ada tiga kegiatan yang berpotensi gagal dibangun tahun depan. Hal itu terungkap dari rapat pimpinan pengadaan APBD 2019 tanggal 3 Desember 2019 yang diunggah di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (18/12).


/>
Dalam video tersebut, Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, Subagyo mengatakan, tiga kegiatan yang terancam gagal adalah pembangun listrik tenaga surya (PLTS) di Pulau Sebira, peningkatan fasilitas di Pelabuhan Muara Angke, dan pembuatan ruang sekretariat OK OCE di kelurahan.

Potensi gagal pembangunan PLTS lantaran proyek itu ditangani PT PLN. Proyek itu dianggarkan Rp32,7 miliar dalam APBD DKI 2019.

Kegiatan kedua yang berpotensi gagal ialah peningkatan fasilitas di Pelabuhan Muara Angke. Proyek yang dianggarkan Rp73,3 miliar itu belum memiliki perencanaan yang matang. Pembangunan Pelabuhan Muara Angke harus dibangun dalam skema multi years.

"Kegiatan ini direncanakan dibangun dengan skema multi years, namun usulan multi years belum dilanjutkan karena beberapa hal," kata Subagyo dalam video tersebut.

Selain itu, persyaratan seperti feasibility study, detail engineering design (DED), analisi mengenai dampak lingkungan (Amdal) juga belum ada. Begitu juga dengan penghapusan asetnya.

Program terakhir yang diprediksi gagal adalah pembuatan ruang sekretariat One Kecamatan One Center Entrepreneur (OK OCE) di tiap kelurahan.

Pasalnya, kegiatan tersebut tidak disetujui DPRD.  Awalnya, kegiatan ini dianggarkan sebagai pemeliharaan gedung kelurahan dengan nilai Rp1,5 miliar di tiap kelurahan.(dod)