Anies Segera Teken Pergub Larangan Kantong Plastik

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, dalam waktu dekat Pemprov DKI akan mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) tentang larangan penggunaan kantong plastik. Pergub ini dikeluarkan untuk mendisiplinkan penggunaan kantong plastik di Jakarta. Mengingat saat ini banyak sampah plastik yang mengotori sungai maupun laut yang ada di sekitar Kota Jakarta.


Sebetulnya sudah agak panjang yang kita siapkan. Bukan saja mengenai soal pelarangannya, tetapi fase-fase ya. Karena ini melibatkan perubahan perilaku di dalam masyarakat. Ketika penggunaan plastik itu sudah menjadi keseharian, maka pendisiplinannya harus muncul di berbagai tempat,” kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/12).

Menurut Anies, cukup sulit untuk membuat aturan pelarangan penggunaan kantong sampah di Jakarta. Karena tempat penerapannya sangat luas. Penegakan aturannya juga lebih sulit dibandingkan dengan penegakan aturan lalu lintas di jalan raya.

Ini berbeda dengan menegakkan aturan di jalan raya, ya cukup di jalanan saja. Kalau ini (pergub), di semua tempat. Dari rumah tangga sampai kuliner, pertokokan dan lain-lain,” ujar Anies.

Untuk itu, Pemprov DKI harus detail menyiapkan tahapan penegakan aturan untuk pendisiplinannya. Nanti kalau semuanya sudah siap, baru kita umumkan,” tukasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Isnawa Adji mengatakan, Pergub Larangan Penggunaan Kantong Plastik akan mengatur sanksi denda penggunaan kantong plastik sebesar Rp 5 sampai 25 juta.

"Pergub ini sudah disusun dalam bentuk draf. Dan sudah diserahkan ke Pemprov DKI. Mudah-mudahan segera ditandatangani Pak Gubernur,” kata Isnawa.

Setelah pergub itu ditandatangani oleh Gubernur DKI, maka pihaknya akan melakukan sosialisasi peraturan selama enam bulan. Sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat dan ritel untuk tidak menggunakan kantong plastik.(dod)