Pembentukan RW Baru Di Kelurahan Kapuk Muara Sesuai Prosedur

Panitia Pembentukan RW 011/Ist
Panitia Pembentukan RW 011/Ist

Camat Penjaringan, Jakarta Utara sudah menyetujui pengajuan dari Lurah Kapuk Muara untuk pemekaran RW di Pantai Indah Kapuk.


Persetujuan itu setelah diadakan musyawarah dan disepakati bersama di Kantor Kelurahan Kapuk Muara yang dihadiri oleh Camat Penjaringan, Lurah Kapuk Muara, perwakilan dari Kantor Walikota Jakarta Utara,  Ketua RW 07, Ketua  LMK  RW 07, Ketua RT 008 dan Panitia Pembentukan RW 011, serta dihadiri oleh warga RT 008 beserta jajaran kelurahan 

Sebagaimana diketahui, RW 07, Kelurahan Kapuk Muara sudah lama memiliki 17 RT. Sesuai ketentuan Pergub 171, satu RW diperbolehkan memimpin maksimal 16 RT, sedangkan RW 07 memiliki 17 RT. 

"Ini sudah melanggar Pergub 171. Alasan untuk dipecahnya RW menjadi dua sudah sesuai dengan prosedur dan kebutuhan dalam rangka  pelayanan warga," ujar salah satu Panitia Pembentukan RW 011 yang juga Sekretaris RW 011 Erwanto kepada wartawan, Sabtu (14/11).

Erwanto mengatakan, pemecahan RT 008 menjadi RW 011 sudah dibahas  dan  didiskusikan bersama dengan pihak Kelurahan Kapuk Muara selama dua tahun. 

Pemecahan RW 07 itu bahkan sudah disahkan Lurah Kapuk Muara pada 20 Oktober 2020.

 “Mengesahkan pemecahan RT 008 RW 07 Kapuk Muara menjadi RW 011 Kelurahan Kapuk Muara,” demikian Surat Keputusan Lurah Kapuk Muara No 58 yang ditandatangani Lurah  M Yason Simanjuntak dan Camat Penjaringan Romadi tertanggal 20 Oktober 2020.
 
SK Lurah Kapuk Muara itu berdasarkan usulan warga RT 008/RW 07 tentang pembentukan dan pemecahan RT dan RW di Perumahan Katamaran Permai dan Trimaran Indah Pantai Indah Kapuk.

 Erwanto mengatakan, wilayah Katamaran Permai dan Trimaran Indah dengan Luas lebih dari 40 hektare dan dihuni oleh  ribuan penduduk membutuhkan pelayanan maksimal.

Karena itulah, kata Erwanto,diputuskan bersama-sama untuk membentuk  RW sendiri.

 “Proses pembentukan RW 011 sudah melalui proses tahap demi tahap sudah sesuai aturan yang berlaku. Pergub 171 mengatur jumlah RT dalam satu RW maksimal 16 RT.  Dalam kenyataan RW 07 seluas 250 hektare  telah melampaui jumlah ketentuan dimana membawahi  17 RT,” jelas Erwanto.

Keberadaan RW 011 tidak merugikan  RW 07 maupun RT yang dibawah naungannya, karena batas wilayah RW 011 secara geografis dan garis alam sangat jelas.

RW 011 tidak berbatasan langsung dengan klaster lain, karena dibatasi Jalan Raya, sungai besar dan pekarangan tegangan tinggi.    


Dulu, RT 008 dan sekarang menjadi RW 011,  pengelolaan klaster Katamaran Permai dan Trimaran Indah dilakukan sepenuhnya  oleh warga sendiri dan tanpa bantuan  RW sedikitpun,  baik dari segi keamanan, kebersihan maupun pemeliharaan fasum/ fasosnya.

"Jadi sangat tidak logis dan mengada-ada bila RW 07 keberatan atas berdirinya RW 011," kata Erwanto.

Erwanto menambahkan, menjalankan fungsi Ketua RW adalah suatu pengabdian.[dod]