Aktif Kirimkan Surat Imbauan Protokol Kesehatan, Anies Bandingkan Dengan Pilkada

Anies Baswedan/Net
Anies Baswedan/Net

Dalam melakukan penindakan dan pengawasan, Pemprov DKI Jakarta selalu bekerja berdasarkan peraturan yang ada.


Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menanggapi soal pemberian sanksi denda administrasi yang diberikan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. 

"Ketika kita mendengar kabar ada sebuah kegiatan, maka secara proaktif mengingatkan tentang ketentuan yang ada," ujar Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/11). 

Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta selalu memantau seluruh kegiatan yang ada di Ibukota.

Bahkan Pemprov DKI Jakarta selalu mengirimkan surat imbauan sebelum kegiatan itu dilakukan. Seperti halnya yang dilakukan Walikota Jakarta Pusat kepada Habib Rizieq Shihab. 

"Anda boleh cek wilayah mana di Indonesia yang melakukan pengiriman surat mengingatkan secara proaktif bila terjadi potensi pengumpulan," kata Anies Baswedan.

"Anda lihat Pilkada di seluruh Indonesia sedang berlangsung, adakah surat (resmi) mengingatkan penyelenggara tentang pentingnya menaati protokol kesehatan?" tanya orang nomor satu di Jakarta itu. 

Selanjutnya ketika terjadi pelanggaran protokol kesehatan, maka itu akan ditindak sesegera mungkin. Dalam waktu kurang dari 24 jam.

"Jadi yang dikerjakan adalah sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada. Dan itulah fungsi dari pemerintah. Pemerintah menjalankan sesuai dengan ketentuan. Ketentuannya diatur di mana? Ada Peraturan Gubernur dan itu yang menjadi rujukan," tutup Anies.[]