5 Tradisi Lebaran Ini Berpotensi Jadi Klaster Covid-19

Kerumunan pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat/Net
Kerumunan pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat/Net

Dalam kondisi normal, semua pasti akan senang kalau Pasar Tanah Abang dipenuhi lautan manusia yang berbelanja menyambut lebaran Idul Fitri.


Namun sayangnya Jakarta dan berbagai daerah lainnya di Indonesia saat ini dalam keadaan tidak baik-baik saja akibat   pandemi Covid-19.

Pemerintah pun sangat khawatir dengan kerumunan massa di Pasar Tanah Abang yang terjadi beberapa waktu lalu karena bisa menimbulkan klaster baru Covid-19. 

Menurut sosiolog Musni Umar,  setidaknya ada lima budaya yang sudah turun-temurun diamalkan masyarakat Tanah Air jelang lebaran Idul Fitri.

"Pertama, belanja di pasar menjelang lebaran untuk membeli baju baru dan keperluan lebaran Idul Fitri," kata Musni lewat keterangan tertulisnya, Selasa (4/5). 

Selanjutnya ada mudik alias pulang kampung. Lalu ada halal bihalal, ziarah kubur jelang atau dalam suasana lebaran Idul Fitri dan terakhir liburan bersama keluarga.

Menurut Rektor Universitas Ibnu Chaldun itu, lima tradisi itu berpotensi menimbulkan klaster Covid-19 jika tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk mencegah dan menghindari kerumunan massa.

"Karena walaupun memakai masker tetapi di tengah kerumunan massa, sangat berpotensi terjadi penyebaran wabah Covid-19," pungkas Musni. []