6.100 Personel Dikerahkan Kawal Aksi Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM di Jakpus

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin/RMOLJakarta
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin/RMOLJakarta

Sebanyak 6.100 personel gabungan disiagakan dalam pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat pada Senin (12/9).


"Untuk seluruh wilayah Jakarta Pusat tersebar sebanyak 6.100 personel gabungan TNI-Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin saat dikonfirmasi. 

Dalam hal ini unjuk rasa masih didominasi oleh penolakkan terhadap naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. 

Adapun titik pusat demonstrasi terpusat di dua lokasi yakni sekitar kawasan Patung Kuda Arjuna Wihaha di dekat Monumen Nasional (Monas), Gambir dan depan gedung DPR-MPR di Senayan. 

Selain menyiapkan pasukan pengamanan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa arus jalan seputaran kawasan Istana Negara. 

Dalam akun twitter @TMCPoldaMetro, pengalihan arus lalu lintas berlaku mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai. 

Untuk arus lalu lintas pertama, kendaraan dari arah Bundaran HI menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan atau Jalan Medan Merdeka Selatan. 

Kedua, arus lalu lintas dari arah Tugu Tani menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira (situasional). 

Kemudian, arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit atau Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Juanda atau Jalan Suryopranoto 

Terakhir, lalu lintas kendaraan dari Jalan Abdul Muis ke Jalan Gajah Mada dialihkan ke Jalan Tanah Abang 1. 

"Diimbau kepada masyarakat untuk menghindari sekitaran Bundaran Patung Kuda Monas, ruas jalan Abdul Muis dan Medan Merdeka, Harmoni , Gedung DPR / MPR, dikarenakan adanya kegiatan penyampaian pendapat oleh elemen masyarakat," tulis dalam ungggahan di Twitter yang dikutip redaksi. 

Seperti diketahui bersama, sejumlah elemen berencana menggelar aksi demo di Istana Negara untuk menyatakan penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang sudah dilakukan pemerintah. 

PA 212 dengan sejumlah ormas Islam lainnya yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat mengonfirmasi bakal melakukan demo. Selain itu demo juga akan dilakukan mahasiswa. []