Ada Varian Baru Covid-19 yang Harus Diwaspadai

Siti Nadia Tarmizi/Net
Siti Nadia Tarmizi/Net

Pandemi Covid-19 masih belum usai. Meski saat ini kasus sedang melandai, namun semua pihak diminta untuk tetap waspada. 


Kewaspadaan itu seiring dengan tabiat virus Corona yang terus bermutasi menjadi varian baru. Teranyar, Indonesia cukup kewalahan karena diterpa varian Delta yang sangat mudah menyebar. 

Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, varian Delta bukan yang terakhir mengancam. Ada varian baru lain yang patut diwaspadai. 

"98 persen virus Covid-19 yang beredar di negara kita ini adalah varian delta, tapi tidak menutup kemungkinan muncul varian baru yang sudah terdeteksi, juga di negara lain," kata Nadia dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa (14/9). 

Varian baru yang dimaksud Nadia adalah varian Mu yang pertama kali terdeteksi di Kolombia pada Januari 2021 lalu. Varian ini sudah masuk dalam daftar variant of interest (VOI) dari WHO sejak beberapa waktu terakhir. 

Menurut Nadia, varian Mu kini sudah menyebar di 49 negara. Selain Mu, ada pula varian Lambda yang dilaporkan sudah menjangkit di 42 negara. 

Nadia mengingatkan, varian-varian baru memiliki tabiat yang berbeda dengan varian awal Covid-19. Varian baru bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia . 

"Kita melihat usia lansia ini risikonya menjadi lebih tinggi, bahkan pada orang yang memiliki komorbid, begitu juga pada anak-anak," tandas Nadia. 

Untuk itu, Nadia mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, warga yang belum juga diminta untuk segera mengikuti vaksinasi Covid-19. []