Ajak Gaya Hidup Berbagi, Baznas Dorong Mahasiswa Jadi Duta Zakat

Wakil Ketua Baznas RI, Mo Mahdum/Net
Wakil Ketua Baznas RI, Mo Mahdum/Net

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengajak agar penerima Beasiswa Cendekia Baznas menjadikan aksi berbagi sebagai gaya hidup, serta mendorong mahasiswa menjadi duta zakat. 


Pasalnya, zakat merupakan ibadah yang wajib ditunaikan bagi yang mampu, dan menjadi ibadah yang multi manfaat.

Menurut Wakil Ketua Baznas RI, Mo Mahdum, dengan berzakat tak hanya memberikan pahala kepada yang menunaikan, namun juga memberi manfaat kepada sang penerima. 

"Zakat adalah penolong kita nantinya kelak di hari akhir. Maka dari itu, saya mengajak seluruh masyarakat, termasuk adik-adik di sini untuk menjadikan zakat sebagai gaya hidup," kata Mahdum dalam keterangannya, Selasa (29/11) 

Selain itu, Mahdum menambahkan, meningkatkan literasi zakat di masyarakat juga harus dilakukan para penerima beasiswa Baznas. Pasalnya, sebagai mahasiswa yang akrab dengan ilmu keislaman dan zakat, akan lebih mudah untuk menjabarkan dan mengaplikasikan ilmu yang didapat kepada masyarakat. 

"Mahasiswa harus jadi role model, mengakrabkan dan membiasakan zakat, infak, dan sedekah di kehidupan sehari-hari. Karena dengan begitu akan mendorong peningkatan literasi zakat di tengah masyarakat," kata Mahdum.

Mahdum juga menyampaikan bahwa setiap mahasiswa harus mempunyai road map ke depan, agar arahnya menjadi jelas dan pentingnya time management dalam menjalani setiap aktivitas.

"Kalau kita sudah diterima di AIU, maka optimalkan semua kesempatan yang ada, karena tidak semua orang bisa masuk ke sini," kata Mahdum.

Tak hanya memberi arahan, Mahdum juga mengunjungi Sosial Bisnis Alive Shop milik BCB AIU, yakni sebuah bentuk usaha yang menjual pakaian layak pakai untuk mahasiswa dan masyarakat umum dengan konsep sosial dan pemberdayaan.[]