Akhirnya, BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Sinovac!

Kepala BPOM Penny Lukito/Net
Kepala BPOM Penny Lukito/Net

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency used authorization (EUA) vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Senin (11/1). 


"BPOM memberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergency untuk vaksin Covid-19 yang pertama kali kepada vaksin Coronavac produksi Sinovac yang bekerja sama dengan PT Biofarma," ujar Kepala BPOM, Penny Lukito, Senin. 

Penny menerangkan, penerbitan UEA ini dilakukan usai hasil evaluasi timnya di mana vaksin Sinovac mendapat efikasi sebesar 65,3 persen. Jumlah ini sesuai dengan arahan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang mematok efikasi vaksin minimal 50 persen.

Dengan terbitnya EUA ini, BPOM menegaskan bahwa vaksin Sinovac aman digunakan dengan efek samping bersifat ringan hingga sedang. 

Sebelumnya, vaksin Sinovac juga telah mendapat rekomendasi halal dan suci dari Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Rencananya, pemerintah akan memulai vaksinasi Covid-19 pada Rabu 13 Januari 2021 mendatang. Pada tahap pertama, vaksinasi akan dilakukan kepada kelompok prioritas yaitu tenaga kesehatan, anggota TNI-Polri dan sebagainya. []