Anak Buah Anies Minta Warga Rutin Uji Emisi Kendaraan

Uji Emisi/lst
Uji Emisi/lst

Untuk mengurangi polusi udara, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk rutin melakukan uji emisi kendaraan.


“75 persen sumber pencemaran berasal dari emisi kendaraan. Kedua emisi dari sumber tidak bergerak seperti cerobong asap dan konstruksi yang sedang dilakukan masyarakat,” kata Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, Kamis (23/6).

Selain emisi dari sumber bergerak dan tidak bergerak yang menyumbang polusi, kondisi kelembaban cuaca juga mempengaruhi kualitas udara. 

Saat ini kondisi cuaca Jakarta dengan suhu antara 25-29 derajat mengakibatkan emisi di udara terkukung karena tidak bisa menyebar dan terurai.

Karena itu, Asep mengimbau masyarakat agar sementara waktu tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah meski tren pandemi Covid-19 sudah menurun. 

Kemudian, Asep mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dengan beralih ke transportasi publik saat beraktivitas.

Kemudian, pihaknya juga meminta masyarakat rutin melakukan uji emisi kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat. Sesuai aturan, kewajiban uji emisi setidaknya dilaksanan dua kali dalam setahun.

“Dan yang paling penting juga, gunakan bahan bakar ramah lingkungan," tandasnya.[]