Anies Bersihkan Masjid, Warganet: Iri Sama Warga Jakarta Punya Gubernur Luar Biasa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin kerja bakti di Masjid Jami' An-Ni'mah Pondok Labu, Jakarta Selatan/Ist 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin kerja bakti di Masjid Jami' An-Ni'mah Pondok Labu, Jakarta Selatan/Ist 

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1442 Hijriah, Gubernur DKI Jakarta bersama warga dan jajaran Pemprov DKI Jakarta melakukan kerja bakti membersihkan masjid dan musala.


"Pagi ini mengunjungi Masjid Jami' An-Ni'mah Pondok Labu dan Masjid Jami' Nurul Falah Karang Tengah, Jakarta Selatan, dua dari 317 masjid di Jakarta yang kita bersihkan hari ini," tulis Anies melalui akun Facebook resmimya yang dikutip redaksi, Senin (12/4).

Anies menuturkan, seluruh bagian masjid dibersihkan dengan disinfektan, penanda jarak dipasang dan handsanitizer serta masker disiapkan.

Anies melanjutkan, kerja bakti membersihkan masjid ini merupakan kolaborasi lintas SKPD, tiga pilar kecamatan dan warga. 

"Ini adalah ikhtiar kita bersama agar dapat menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan dengan aman sekaligus melindungi sesama dan keluarga," kata Anies.

Anies mengatakan, setelah satu tahun lebih mengalami pandemi,  tentu ada kerinduan untuk bersama-sama bersujud menunaikan salat tarawih di masjid. 

"Mari jangan sia-siakan bulan penuh berkah ini dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," demikian kata Anies.

Kerja bakti yang dilakukan Anies bersama warga dan jajaran Pemprov DKI Jakarta tersebut ternyata membuat cemburu warganet pemilik akun Facebook Dewiedes Alifafid.

Hal itu terpantau dari kolom komentar akun Facebook Anies Baswedan.

"Iriii sama org jakarta..punya gubernur luar biasa..," tulis Dewiedes Alifafid.

Sementara pemilik akun Mohammad Soleh mendoakan Anies agar sehat terus.

"Buat pk anis b, kami doakan allahumma thowil umurona wasokhih ajsadana wanawirqulubana, smoga pk anis di pnjangkan umurnya, sehat terus," tulis Mohammad Soleh.

Sedangkan pemilik akun Netijen Santuy membayangkan Anies menjadi pemimpin Indonesia, tentu saja tidak ada kebijakan larangan mudik Lebaran.

"Andaikan pemimpin ini negri ini punya kebijakan yg seperti bpak ini pasti mudik akan tetap ber lanjut meskipun ada protokol kesehatan dan juga rindu dengan keluarga akan ter obati," tulis Netijen Santuy. []