Anies Jadi Simbol Kompetitor Hajatan Pilpres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist

Meski tak lagi menjabat Gubernur DKI Jakarta pada 2022 mendatang, popularitas Anies Baswedan sebagai capres 2024 diperkirakan tidak akan merosot.


Prediksi ini disampaikan pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran, Selasa (2/3).

Menurut Andi, popularitas dan elektabilitas Anies tidak akan anjlok karena mantan Mendikbud itu sudah ditempatkan sebagai simbol kompetitor pada hajatan Pilpres 2024 mendatang.

"Walaupun tidak ada Pilkada di 2022, popularitas dan elektabilitasnya tidak akan merosot ini karena Anies akan senantiasa ditempatkan sebagai kompetitor terfavorit dalam Pilpres 2024," demikian kata Andi dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Pengamatan Andi, dampak politik dari simbol kompetitor itu Anies akan terus menjadi perhatian seluruh masyarakat.

Andi meyakini, dengan massifnya perhatian publik akan membuat Anies akan menjadi figur yang akan menjadi sorotan publik.

"Semua mata akan tertuju kepadanya, posisi yang demikian itu menempatkan Anies sebagai kandidat yang ‘sexy’ dan menjadi media darling," kata Andi.

Anies Baswedan dalam berbagai lembaga survei selalu berada pada posisi yang signifikan sebagai calon presiden di 2024 mendatang. Selalu menempati tiga besar, berada di bawah Prabowo Subianto.[]