Anies, Jangan Bohong Bangun Stadion Persija

RMOL.Sederet janji kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, sudah ditunaikan Gubernur DKI, Anies Baswedan. Namun itu semua belum cukup bagi The Jakmania, pendukung fanatik klub Persija Jakarta.


Karena hingga kini janji Anies untuk membangun stadion di kawasan Taman BMW, Tanjung Priok, Jakarta Utara, belum terealisasi.

"Janji membangun stadion akan kami tagih terus kepada bapak dan wakil gubernur,” kata mantan Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, Jumat (12/10).

Richard mengatakan, sampai saat ini, klub sepakbola kebanggaan warga Ibukota belum memiliki stadion. Baik untuk latihan maupun menggelar pertandingan kandang.

"Stadion Lebak Bulus sudah dirobohkan pada 2013 lalu untuk depo MRT,” ujar Richard.

Kondisi ini membuat Persija harus mengungsi ke luar kota untuk menggelar pertandingan kandangnya. Meski beberapa kali bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Richard mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta di beberapa era kepemimpinan juga menjanjikan pembangunan stadion baru sebagai kandang Persija.

Yang terakhir adalah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat berkampanye berjanji akan merealisasikan pembangunan stadion baru bagi Persija, yakni Jakarta International Stadium yang direncanakan dibangun di daerah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Namun hingga kini belum terlihat pembangunan meski Sandi pernah berjanji akan mulai pembangunan pada Oktober 2018.

"Pemimpin itu yang dipercaya adalah ucapan dalam janji kampanye. Anies-Sandi berjanji dalam pilkada tahun lalu, sampai hari ini belum kelihatan tanda-tanda akan di bangun stadion," tegas Richard.

Padahal, menurut Richard, secara besaran APBD DKI Jakarta seharusnya tidak sulit untuk membangun stadion baru buat Persija.

"Tidak adanya stadion, kalau menilik Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional Pemda DKI telah melanggar peraturan karena menghilangkan Stadion Menteng dan Lebak Bulus dan hingga kini belum ada penggantinya," papar Richard.

Selanjutnya, Richard berharap, penagihan janji pembangunan stadion, jangan hanya dilakukan oleh klub dan pendukungnya saja, namun oleh seluruh warga Jakarta.

"Seharusnya oleh seluruh warga, karena saat ini masyarakat dirugikan akibat tempat berinteraksinya digusur. Bahkan juga perlu desakan dari DPRD karena mereka adalah bagian dari masyarakat juga," pungkas Richard.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT Jakpro Hani Sumarno mengatakan, stadion yang berubah nama menjadi Stadion Maju Bersama ini akan dibangun tahun depan.

Stadion yang berlokasi di Taman BMW, Jakarta Utara itu merupakan penugasan langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Pemprov DKI Jakarta menunjuk PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk membangun stadion tersebut.

"Harus 2019 mulai (dibangun). Karena sudah ditunggu-tunggu dari tahun lalu," kata Hani saat dihubungi, Jumat (12/10).

Stadion Maju Bersama kemungkinan akan dibangun dalam single year. Ditargetkan pembangunan sudah rampung pada 2020.(dod)