Anies Janjikan Atlet DKI Bonus Gede jika Juara Umum PON Papua

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi melepas atlet asal ibu kota yang akan berlaga dalam PON XX di Papua mulai Sabtu, 2 Oktober hingga Jumat, 15 Oktober 2021/Ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi melepas atlet asal ibu kota yang akan berlaga dalam PON XX di Papua mulai Sabtu, 2 Oktober hingga Jumat, 15 Oktober 2021/Ist

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi melepas para atlet asal ibu kota yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua mulai Sabtu, 2 Oktober hingga Jumat, 15 Oktober 2021.


"Pertama kami ingin sampaikan rasa bangga kepada para atlet Jakarta yang selama berbulan-bulan ini, fokus konsentrasi, persiapan," kata Anies di Ruang Pola, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/9). 

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menaruh harapan yang besar kepada para atlet yang berjumlah 735 orang ini untuk dapat meraih juara umum. 

"Kami yakin mereka bisa meraih semua target. Mudah-mudahan malah melampaui," kata Anies. 

Ia lantas membeberkan bahwa selama penyelenggaraan PON, Provinsi DKI Jakarta berhasil menyabet juara umum sebanyak 11 kali. 

"Di tahun 2012 kita juara umum , di tahun 2016 kita tidak (juara umum). Nah kita berharap PON XX ini kita bisa jadi juara umum lagi," kata Anies. 

Tidak tanggung-tanggung, DKI Jakarta menargetkan memboyong 175 keping medali emas dari 37 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Anies juga menjanjikan akan memberikan penghargaan kepada atlet, pelatih, asisten pelatih, ofisial dan manajer olahraga yang berhasil mencetak prestasi di ajang PON Papua.

Adapun dasar hukum pemberian penghasilan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Nomor 1591/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Gubernur Nomor 1907 Tahun 2017 Tentang Satuan Biaya Kegiatan Keolahragaan Dan Kepemudaan Serta Penghargaan Prestasi Olahraga Dan Pemuda Pada Dinas Pemuda Dan Olahraga Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 

Disebutkan bagi atlet yang meraih emas untuk tingkat provinsi akan mendapat penghargaan senilai Rp 25.000.000, tingkat nasional dan Asean Rp 200.000.000, tingkat Asia Rp 750.000.000 dan tingkat internasional Rp 1.000.000.000.

Selanjutnya bagi atlet yang meraih perak untuk tingkat provinsi akan mendapat penghargaan senilai Rp 15.000.000, tingkat nasional Rp 50.000.000, tingkat Asean Rp 100.000.000 dan tingkat Asia Rp 250.000.000, tingkat dunia Rp 500.000.000.

Lalu bagi atlet yang meraih perunggu untuk tingkat provinsi akan mendapat penghargaan senilai Rp 10.000.000, tingkat nasional Rp 30.000.000, tingkat Asean Rp 60.000.000, tingkat Asia Rp 125.000.000 dan tingkat dunia Rp 300.000.000

PON XX akan dilaksanakan di empat Kabupaten/Kota yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. 

PON XX yang akan diikuti Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI itu sedianya digelar pada Oktober 2020 tapi kemudian diputuskan ditunda karena pandemi Covid-19. []