Arahan Heru Budi, BPBD DKI Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa Cianjur

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji/Ist
Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji/Ist

Gempa bumi berskala 5,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11). Gempa yang dapat dirasakan hingga Jakarta tersebut merusak infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa.


Menanggapi musibah ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta akan segera mengirimkan bantuan dan relawannya.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, melalui pesan singkatnya lewat grup info Media BPBD DKI Jakarta, Selasa (22/11).

"Setelah mendapat arahan Bapak Penjabat Gubernur DKI Jakarta (Heru Budi Hartono) dan Pak Sekda DKI Jakarta (Marullah Matali) rencana tim kolaborasi Pemprov DKI di pimpin BPBD akan berangkat sekitar jam 12 setelah apel kesiapan sarpras dan person di halaman kantor BPBD," jelasnya.

Menurut Isnawa Adji, bantuan yang diserahkan totalnya tembus Rp 2 Miliar. Bantuan tersebut diantaranya berupa paket sandang, alat mandi, peralatan ibadah, kasur, selimut serta sekop juga tenda pengungsi.

"(Jumlah relawan) 99 personel," sambung Isnawa.

Korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Seperti update yang disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), korban meninggal dunia akibat gempa bumi pada Senin siang (21/11) itu telah mencapai 162 orang.

"Tercatat di call center BPBD ada 162 meninggal dunia, 326 luka-luka, mayoritas patah tulang karena tertimpa reruntuhan atau benda tajam," kata Ridwan Kamil, saat konferensi pers di Kabupaten Cianjur, Senin malam (21/11).

Selanjutnya, ada sebanyak 13.784 pengungsi yang tersebar di beberapa titik. Sebanyak 2.345 rumah juga hancur akibat bencana gempa bumi ini.[]