Bangun ITF Sunter, Jakpro Berencana Ajukan PMD

Direktur Utama PT Jakpro, Widi Amanasto/Ist
Direktur Utama PT Jakpro, Widi Amanasto/Ist

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda tengah menyiapkan skema baru dalam pembiayaan pembangunan fasilitas pengolahan sampah antara atau intermediate treatment facility (ITF).


Direktur Utama PT Jakpro, Widi Amanasto mengatakan pihaknya berencana mengajukan Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk ITF Sunter. Rencananya, anggaran PMD akan diajukan melalui APBD Perubahan 2022.

"Kami berharap melalui PMD. Beberapa kali kami ajukan pinjaman komersial sulit," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (23/5).

Direncanakan pembangunan akan berlangsung secara multi years selama tiga tahun. Menurutnya, perubahan skema pembiayaan akan berdampak terhadap kebutuhan anggaran pembangunan yang awalnya sekitar Rp 4 triliun.

Perubahan skema tersebut juga akan berdampak terhadap besaran tipping fee yang harus dibayarkan Pemprov DKI untuk setiap ton sampah yang diproses. Awalnya, besaran tipping fee sampah per ton diproyeksikan sebesar Rp 585 ribu.

"Proposalnya akan kita layangkan. Itu teknis, sedang kita hitung dulu," tambahnya.[]