Bank DKI Eksekusi Rumah Mewah Di Jalan Imam Bonjol

RMOL. Setelah sempat tertunda, Bank DKI akhirnya mengeksekusi agunan PT. Idee Murni Pratama yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol No. 44, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).


Eksekusi dilakukan lantaran perusahaan tersebut gagal menyelesaikan utang, sesuai dengan perjanjian yang disepakati dengan Bank DKI.

"Sehubungan dengan PT. Idee Murni Pratama tidak membayar kewajiban sampai saat ini, maka Bank DKI mengambil langkah dengan melakukan eksekusi agunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Corporate Secretary Bank DKI, Zulfarshah dalam keterangan kepada wartawan.

Dia menambahkan, agunan atau aset milik PT. Idee Murni Pratama itu sebelumnya diagunkan dengan sah dan sesuai dengan akte perjanjian serta diikat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sikap tegas Bank DKI itu mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Salah satunya Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah.

Amir mengapresiasi langkah eksekusi yang dilakukan manajemen Bank DKI atas rumah yang dimiliki pengusaha ternama berisial DH tersebut.

"Diharapkan bukan cuma rumah di Jalan Imam Bonjol yang dieksekusi, tapi banyak agunan lain yang kreditnya macet, serta sudah memiliki kekuatan hukum tetap," kata Amir.

Amir mengungkapkan, Bank DKI semestinya tidak hanya menjadikan masyarakat stakeholder, namun shareholder. Dengan begitu, masyarakat akan merasa memiliki bank yang sahamnya mayoritas dimiliki Pemprov DKI.

"Kalau masyarakat sudah merasa memiliki, maka mereka akan ikut membantu Bank DKI dari berbagai ancaman. Dan kredit macet salah satu yang mempengaruhi ketahanan sebuah bank," kata Amir.

Amir juga berharap Bank DKI bisa menurunkan Non Performance Loan (NPL) yang saat ini berada pada posisi 4,7 persen.

"Kalau bisa posisi NPL 2,5 persen, sehingga Bank DKI memiliki ketahanan yang baik. Salah satu cara adalah menata proses kredit sehingga pemberian pinjaman yang bermasalah tidak terulang lagi," pungkas Amir. [ipk]