Banyak Anak Kehilangan Orangtua akibat Covid, Pemkot Depok Siapkan Lembaga Konsultasi

Wali Kota Depok, Mohammad Idris/Ist
Wali Kota Depok, Mohammad Idris/Ist

Pandemi Covid-19 selain menimbulkan masalah kesehatan berupa kematian dan banyaknya orang sakit, juga menimbulkan masalah psikologis. 


Hal ini terjadi lantaran tingginya kasus kematian. Tak sedikit dari korban jiwa akibat Covid-19 adalah orangtua yang masih memiliki anak-anak kecil. Tak ayal, psikologis anak-anak ini perlu dijaga agar mereka tidak tumbuh dalam kesedihan. 

Untuk itu, Pemerintah Kota Depok bakal menyiapkan lembaga konsultasi untuk anak-anak yang orangtuanya menjadi korban Covid-19. Lembaga ini diharapkan bisa memberikan pendampingan pada anak-anak yang kini menjadi yatim tersebut. 

"Nanti kita akan membuat lembaga konsultas untuk anak-anak yang bapak-ibunya meninggal dunia karena Covid-19," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam siaran pers yang dikutip redaksi, Jumat (30/7). 

Pernyataan Idris itu menyusul keberhasilan Kota Depok mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA). Pada tahun 2021 ini, Kota Depok kembali meraih predikat Nindya pada KLA untuk keempat kalinya secara beruntun. 

Melihat data pandemi Covid-19, hingga Kamis (29/7) kemarin, total ada 1.663 orang pasien Covid-19 di Depok yang dinyatakan meninggal dunia. Sementara total pasien yang sedang dirawat di Depok mencapai 9.915 orang. []