Banyak Perempuan Sundal Sudah Terinveksi HIV Masih Layani Pelanggannya

RMOL. Perempuan sundal atau pelacur yang terinveksi virus mematikan, human immunodeficiency virus (HIV) yaitu virus yang merusak daya tahan tubuh manusia, dipastikan masih ada yang aktif menjual layanan seksnya kepada pelanggan di komplek rumah bordil Kalijodo, sehingga berpoetnsi menulari orang lain.


"Pasti yang HIV masih ada yang aktif," kata dokter Intan Novita, Koordinator Layanan HIV/AIDS Puskesmas Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (16/2) menyikapi semaraknya bisnis persundalan di kalijodo selama ini.

Menurutnya, pada 2015, ada 200 perempuan sundal di Kalijodo datang memeriksakan diri ke puskesmas tempatnya bekerja, dan diketahui bahwa puluhan di antara mereka telah terinveksi HIV.

Berdasarkan data, Kalijodo yang masuk wilayah Jakarta Utara sedikitnya diramaikan oleh 195 orang perempuan sundal tetap, 250 perempuan menjadi sundal lepas, dan 500 perempuan sebagai pelayan bar. Bila ditambah pekerja lain, Kalijodo mempekerjakan sekitar 1.405 orang. [kps/xta]