Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung di Tangerang

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Seorang ayah berinisial EW (45) tega memperkosa anak kandungnya yang baru berusia 16 tahun pada Sabtu (9/7).


Awal mula kasus sendiri saat korban Melati (nama samaran) melapor ke ibunya. Tak terima atas perbuatan sang ayah, ibu dari Melati pun melaporkan ke pihak kepolisian yakni ke Polsek Balaraja pada Jumat (15/7). 

"Saat mendapatkan laporan, tim langsung mendatangi lokasi dan menangkap tersangka di rumahnya di kawasan Balaraja," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma dalam keterangan tertulis pada Senin (18/7). 

Lanjut Romdhon, EW melakukan perbuatan bejatnya di rumahnya ketika keadaan sepi. Saat keadaan sepi itulah, EW mengaku terangsang dengan korban dan ketika keduanya menonton televisi, tersangka menarik paksa korban ke kamar. 

"Di dalam kamar itulah, pada Sabtu (9/7) tersangka melakukan perbuatannya kepada korban yang tak lain adalah anak kandungnya," ucap Romdhon. 

Usai melampiaskan nafsunya, tersangka pergi begitu saja. Sementara melati, beberapa hari kemudian baru memberanikan diri untuk menceritakan kejadian nahas yang dialami kepada ibunya. 

"Setelah mendapatkan laporan, esok harinya atau Sabtu (16/07) tersangka langsung kami tangkap," ujar Romdhon. 

Kini, EW dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancamana hukuman 15 tahun penjara dan bisa saja. 

Untuk korban sendiri, Romdhon menyebut jika petugas juga melakukan trauma healing kepada korban. "Tidak hanya melakukan upaya penegakan hukum, Polresta Tangerang juga memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada korban," tutup Romdhon.[]