Berkat Sosialisasi Lewat Speaker Masjid, Kebakaran di Jakarta Turun 31 Persen

Petugas Gulkarmat sedang melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran di salah satu masjid di Jakarta/lst
Petugas Gulkarmat sedang melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran di salah satu masjid di Jakarta/lst

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan menyebut di sepanjang tahun 2020-2021 telah terjadi penurunan frekuensi kebakaran sebesar 31 persen.


Menurutnya, penurunan frekuensi kebakaran terjadi lantaran gencarnya sosialisasi penanggulangan kebakaran melalui pengeras suara di fasilitas masyarakat seperti surau atau masjid.

“Kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran meningkat, karena di tengah pandemi kita nggak bisa kumpulin orang melakukan sosialisasi kita punya inovasi melakukan itu menggunakan pengeras suara, di masjid-masjid," katanya seperti dikutip redaksi, Minggu (18/4). 

Satriadi lantas merinci, penurunan frekuensi kebakaran pada periode Januari-Maret tiga tahun terakhir.

Kebakaran pada Januari-Maret 2019 sebanyak 414 kasus, sedangkan jumlah kebakaran pada Januari-Maret 2020 sebanyak 382 kasus. Sedangkan, untuk periode Januari-Maret 2021, tercatat ada 331 kebakaran di Jakarta.

“Itu harus diapresiasi lah, itu luar biasa, dampaknya kerugiannya lebih turun, korban jiwanya lebih turun,” tandas Satriadi.[]