Beroperasi Lebih Dari Jam 7 Malam, Satpol PP Tutup Sementara Tiga Tempat Usaha

Petugas Satpol PP Tutup Tempat Usaha Yang Melanggar Protokol kesehatan
Petugas Satpol PP Tutup Tempat Usaha Yang Melanggar Protokol kesehatan

Satpol PP Jakarta Barat kembali menutup sementara tempat usaha yang didapati melanggar protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.


Penutupan itu sendiri berdasar pada Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Malam ini memang anggota kami melakukan patroli rutin untuk tempat-tempat usaha di wilayah Jakbar," kata Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat pada Jumat (8/1) malam.

Patroli sendiri dimulai dari pukul 19.00 WIB hingga selesai atau sekitar pukul 21.00 dengan pimpinan patroli Kasi PPNS dan Penindakan Satpol PP Kota Jakbar Ivand Sigiro dan menyasar tempat-tempat usaha yang masih buka hingga malam.

"Kami patroli rutin pelaksanaan PSBB tempat usaha usaha resto maupun tempat usaha, sampai dengan pukul 21.00 WIB tadi kami sudah start mulai pukul 19.00 beberapa tempat sudah kita lakukan penyegelan penutupan sementara selama 1 x 24 jam," kata Ivand.

Ivand menyebut saat disidak, kebanyakan restoran melanggar protokol kesehatan dengan buka lebih dari jam 7 malam.

Kedua, tidak ada imbauan terkait PSBB dalam tempat usaha tersebut dan juga kapasitas pengunjung yang tidak dibatasi.

Hasilnya, ada tiga tempat usaha yang terdiri dari 2 restoran di wilayah Srengseng dan 1 kedai kopi kawasan Joglo yang ditindak.

"Karena beberapa tempat belum melaksanakan protokol-protokol kesehatan, sementara dari 4 tempat yang sudah kami lakukan pemeriksaan kita sudah melakukan penyegelan di 3 tempat sama sekarang," kata Ivand.

Kedepannya, bila tempat usaha tersebut masih bandel dan nekat melanggar peraturan, pihak satpol PP akan menyegel selama 3 hari dan dikenakan denda Rp 50 juta. []