Bos FPPJ: Hormati Bulan Puasa, Politisi Jakarta Setop Umbar Hujatan

Ilustrasi Ramadan 1442 Hijriah/Net
Ilustrasi Ramadan 1442 Hijriah/Net

Politisi dan tokoh ibu kota diharapkan untuk saling introspeksi dan menghentikan pernyataan yang saling menghujat. Selain itu, masyarakat juga harus tetap optimis menghadapi berbagai cobaan pandemi Covid-19.


"Hormati bulan puasa, teman-teman jangan saling umbar hujatan. Karena menghujat merupakan sifat setan," kata Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Senin (12/4).

Endriansah mengatakan, momen Ramadan merupakan waktu yang tepat merefleksikan diri bersama. 

"Kita jangan saling menunjuk orang lain, tetapi kita tunjuk diri kita. Kita tidak boleh menghujat, itu bukan sifat Islam. Tapi kita boleh mengoreksi, mengingatkan itu penting," kata Endriansah.

Endriansah kembali mengingatkan para politisi agar bisa menahan kata maupun kalimat yang berujung batalnya pahala puasa. 

"Lebih baik jadikan bulan puasa sebagai ladang beramal soleh," kata Endriansah mengingatkan.

Menurut Endriansah, siapapun yang berakal sehat dan memiliki nurani tentu tidak ingin terjebak dalam berbagai sikap dan perbuatan yang berakibat batalnya pahala puasa.

"Puasa itu mengatur segala hal, dimana sebelumnya apa yang dilakukan hanya biasa saja, namun menjadi luar biasa saat dikerjakan di bulan puasa. Termasuk puasa tidak mendapatkan pahala apabila hari-hari dilalui dengan saling merendahkan dan menghujat," demikian kata Endriansah. []