Boyamin Saiman Dan Haris Azhar Diduga Tahu Persembunyian Nurhadi

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dan Founder of Lokataru Indonesia, Haris Azhar disebut mengetahui keberadaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi yang statusnya sebagai buronan KPK.


Demikian diungkapkan kuasa hukum Nurhadi, Maqdir Ismail dalam diskusi opini live Trijaya FM dengan tema memburu Buron KPK di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).

"Itu yang mesti kita tanya sama Boyamin sama Haris, karena mereka berdua yang tahu tempatnya," kata Maqdir.

Maqdir sendiri mengaku tidak mengetahui dimana kliennya berada. Dia mengungkapkan terakhir kali berkomunikasi dengan kliennya pada saat berkoordinasi untuk mengajukan praperadilan atas penetapan tersangka yang digelar pada Januari 2020.

"Saya ketemu terakhir akhir Januari. Akhir Januari itu karena kami baru selesai kalah dalam praperadilan dan diskusi untuk mengajukan Preperadilan kedua. Saya kehilangan kontak, saya tidak tahu," ujar Maqdir.

Namun, kata dia, melihat informasi di media massa, Maqdir menilai Boyamin dan Haris lebih mengetahui dimana keberadaan Nurhadi.

"Saya tidak tahu soal buron ini, kalau baca berita yang tahu cuma berdua, Boyamin sama Haris. Malah ditunjukkan tempat dimana, Apalagi Boyamin buat sayembara. Jadi kalau soal keberadaan beliau, beliau itu mereka saja menerangkan karena saya tidak tahu," ungkap Maqdir.

Maqdir menegaskan ditunjuk sebagai penasihat hukum Nurhadi untuk mengajukan upaya praperadilan. 

Sedangkan untuk perkara pokok yang sedang bergulir di KPK, dia mengklaim belum ada pembicaraan.