Buka Rapimnas GMNI, Anies Ajak Generasi Muda Jadi Jembatan Persatuan 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Rapimnas GMNI XXII di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (15/10)/Ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Rapimnas GMNI XXII di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (15/10)/Ist

Mengusung tema "Nasionalis Kolaboratif", Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) XXII di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (15/10).


Tema yang diangkat dalam Rapimnas tersebut ditujukan untuk mengingatkan kembali modal utama dalam berbangsa yaitu persatuan.

Ketua Umum DPP GMNI, Imanuel Cahyadi mengatakan, Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar seperti saat ini karena persatuan yang dilakukan dengan kolaboratif.

"Nasionalisme yang dipahami oleh para pendiri bangsa bukan merupakan nasionalisme yang sempit sehingga tidak membuka ruang kolaborasi dari berbagai macam golongan," kata Imanuel.

Ia menambahkan, Presiden RI pertama Sukarno yang lekat dengan organisasi GMNI bukan merupakan orang yang eksklusif, karena Sukarno selalu membuka ruang kolaborasi dan selalu mengupayakan hal itu terjadi.

Atas dasar pemikiran itu Imanuel mengimbau peserta yang hadir dari seluruh Indonesia untuk tidak menjadi seorang nasionalis yang hanya mengedepankan simbolisasi dan semiotik saja.

"Nasionalisme harus juga menjadi batin dari setiap orang yang mendaulat dirinya sebagai seorang nasionalis," kata Imanuel.

Imbauan Ketua Umum DPP GMNI itu ditanggapi oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara Rapimnas GMNI.

 Menurut Anies, nasionalis yang sekedar simbolik diistilahkan dengan nasionalis yang hanya mengedepankan gincu saja.

Anies lantas menguraikan kemampuan kolaboratif Sukarno dalam menyampaikan suatu gagasan. Menurut Anies, Bung Karno itu gagasannya rumit namun dapat menyampaikannya dengan sederhana sehingga dapat dilaksanakan.

"Gagasan Bung Karno tersebut lahir dari bacaan-bacaan Bung Karno yang berat, namun agar gagasannya dapat tersampaikan, Bung Karno selalu berhasil memilih kata yang sederhana sehingga dapat dipahami oleh orang lain," kata Anies.

Anies turut berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk jangan takut memiliki gagasan yang rumit namun sampaikanlah dengan cara yang sederhana agar lebih mudah tersampaikan.

"Generasi muda kita saat ini harus menjadi jembatan persatuan untuk menggalang persatuan nasional demi terwujudnya keadilan sosial," kata Anies.

Dalam Rapimnas GMNI XXII ini akan memberikan rekomendasi-rekomendasi terkait kebijakan strategis yang akan dilakukan di tingkat nasional. []