Capreskan Anies, NasDem Berpeluang Jadi Partai Besar

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam deklarasi capres NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10)/Ist
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam deklarasi capres NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10)/Ist

SENIN tanggal 3 oktober 2022, NasDem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan. Lebih maju dari rencana awal. Semula, NasDem bersama partai koalisi yaitu PKS dan Demokrat akan deklarasi pada 10 Nopember 2022. Tepat di Hari Pahlawan. 

Mengapa NasDem, tentu atas kordinasi dan dukungan dari partai koalisi yaitu PKS dan Demokrat, memajukan jadwal deklarasi Anies? Publik berasumsi ini adu cepat dengan oknum KPK yang berupaya jegal Anies. Andi Arief, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Koran Tempo membongkar upaya penjegalan itu.

Partai koalisi sepakat deklarasi Anies dimajukan dan NasDem duluan yang mengumumkan. Di hari yang sama, pidato Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengapresiasi langkah NasDem dengan memuji Anies sebagai calon pemimpin yang berintegritas dan punya kapabilitas. Pidato Presiden PKS tak ubahnya deklarasi dalam cara dan bentuk yang lain.

Di tanggal yang sama pula Partai Demokrat juga mendukung langkah NasDem dan mengakui bahwa deklarasi NasDem telah dikordinasikan dengan Partai Demokrat. Ini artinya tiga partai koalisi telah sepakat untuk memulai langkah politik bersama dengan deklarasi awal oleh Partai NasDem.

Dengan deklarasi ini, relawan dan para pendukung Anies memuji langkah NasDem. Sejumlah simpul mengirim karangan bunga, ucapan terima kasih ke NasDem. 

Para relawan dan pendukung semakin yakin ada jalan lapang bagi Anies untuk memimpin masa depan Indonesia. Genderang perjuangan telah ditabuh oleh NasDem. Tentu atas dorongan dan dukungan PKS dan Demokrat. 

Di mata para relawan dan pendukung Anies, NasDem dapat poin besar. Simpati para pendukung Anies saat ini tertuju pada NasDem. NasDem dianggap pembuka jalan yang memiliki andil dan peran besar sebagai partai paling pertama yang menyiapkan kendaraan buat Anies nyapres.

Dengan deklarqsi ini, mesin politik Nasdem mulai beegerak. Seluruh kader di daerah tancap gas. Mereka membuat langkah dan bergerak. Mengambil bagian dalam kerja politik untuk memenangkan Anies. Pada titik ini, mereka bertemu dengan spirit para relawan Anies. Terjadilah kolaborasi. Dan ini sangat menguntungkan bagi para kader NasDem. Tentu juga akan menambah efektifitas kerja-kerja politik para relawan Anies.  

Jika kolaborasi Partai NasDem dengan para relawan Anies masif di lapangan, maka ini akan punya efek elektoral yamg dahsyat buat Partai NasDem. Tersedia Sumber Daya Manusia (SDM) berlimpah yang bisa dikapitalisasi oleh para caleg DPR maupun DPRD dari NasDem untuk menambah kursi.

Mendeklarasikan Anies tidak saja diharapkan akan menghentikan manuver para oknum di KPK, tapi juga merupakan langkah cerdas dan taktis untuk menaikkan elektoral NasDem.

Kabarnya, sejak NasDem mengumumkan nama Anies sebagai bakal capresnya, sejumlah kader dari partai-partai lain ada yang hijrah ke NasDem. Efek elektoral Anies ke NasDem berhasil menggoda sejumlah kader pindah partai. Kabar ini menjadi perbincangan santer di kalangan anggota legislatif.

Langkah politik NasDem dengan mendeklarasikan Anies telah membuka peluang bagi partai yang dipimpin Surya Paloh ini untuk menjadi partai papan atas. Dipresdiksi, pemilu 2024, NasDem akan mendapat perolehan suara dua digit. 

Efek elektoral ini pada akhirnya akan menjadi magnet dan godaan bagi partai-partai lain, termasuk anggota KIB yaitu PAN, PPP dan Golkar. Apalagi, KIB belum punya capres yang jelas. Ada kemungkinan KIB bubar, lalu sebagian atau seluruh anggotanya merapat ke Anies. Begitulah politik. Selalu dinamis.

Kabarnya, langkah NasDem akan segera diikuti oleh PKS dan Demokrat untuk deklarasi tanggal 10 Nopember 2022. Satu bulan kedepan.[]

Penulis adalah pengamat politik dan pemerhati bangsa