Cerita The Jakmania Baca Teks Proklamasi, Mendadak Berpenampilan Rapi dan Wangi

Komunitas Kolaborasi digelar menggelar pembacaan teks proklamasi di 50 titik jalan utama di Jakarta sejak tanggal 1 sampai 16 Agustus 2022/Ist
Komunitas Kolaborasi digelar menggelar pembacaan teks proklamasi di 50 titik jalan utama di Jakarta sejak tanggal 1 sampai 16 Agustus 2022/Ist

Untuk pertama kalinya digelar pembacaan teks proklamasi di 50 titik jalan utama di Jakarta sejak tanggal 1 sampai 16 Agustus 2022.  Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap harinya pada pukul 07.00-08.00 dan 16.00-17.00 WIB.


Acara yang digagas Komunitas Kolaborasi tersebut turut menggandeng kelompok suporter fanatik Persija Jakarta, The Jakmania.

Sejumlah tokoh publik turut berpartisipasi untuk mengikuti pembacaan teks proklamasi, di antaranya Inggrid Widjanarko, Ratna Riantiarno, Trie Utami, Hotman Paris Hutapea, dan Ketua Umum JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Teguh Santosa. 

Mereka menyepakati bahwa momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini adalah saatnya memberi untuk Ibu Pertiwi.

 Koordinator The Jakmania Febrianto mengatakan, pembacaan teks proklamasi secara massif dan militan ini adalah hal yang pertama kali dilakukan di Jakarta maupun di Indonesia atau bahkan di dunia.

"Kami merasa terhormat dan bertanggung jawab ketika terlibat dalam acara tersebut," kata Fabrianto melalui siaran persnya, Senin (15/8).

Menariknya, kata Fabrianto selama pelaksanaan kegiatan pembacaan Teks proklamasi, para relawan The Jakmania mendadak mengubah kebiasaan yang selama ini mereka jalani.

"Yang tadinya mereka hidup semaunya sekarang berubah menjadi lebih baik, mandi dan berpakaian yang baik juga wangi. Penampilan lebih bersih juga menarik," kata Fabrianto.

Malahan, menurut Fabrianto, ada salah seorang Jakmania yang meninggalkan kebiasaannya menenggak minuman keras demi menghormati kegiatan pembacaan teks proklamasi.

"The Jakmania mengajak seluruh suporter di Tanah Air untuk melakukan hal ini di daerah mereka masing -masing," kata Fabrianto.

Rasa bangga juga dirasakan oleh anggota The Jakmania Irlan, sekaligus Koordinator Relawan Komunitas Kolaborasi Jakarta Selatan.

"Kegiatan ini bisa meningkatkan rasa nasionalisme di antara semua pihak yang terlibat," kata Irlan.

Sementara Ketua Komunitas Kolaborasi Sonny Muhammad berpandangan, pembacaan teks proklamasi adalah momentum penting yang menjadi landasan terjadinya kemerdekaan dan dilaksanakan di Jakarta. 

Masih menurut Sonny, momen proklamasi telah ikut mendorong peristiwa di daerah-daerah dalam mempertahankan kemerdekaan. Misalnya peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan Bandung Lautan Api pada 23 Maret 1946.

"Teks proklamasi bukan hanya sekedar teks atau tulisan, melainkan sejak dibacakan sampai kini itu adalah cita-cita seluruh rakyat Indonesia untuk merdeka dari rasa takut, keterbelakangan, kemiskinan, dan ketergantungan dari negara lain," kata Sonny.

Sonny melanjutkan, Komunitas Kolaborasi juga mengajak para pemimpin bangsa dan warga negara Indonesia bersama-sama mengembalikan cita-cita kemerdekaan.

Aksi pembacaan teks proklamasi di 50  titik di ibu kota disambut positif oleh berbagai pihak. Salah satunya Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim yang turun langsung ke lapangan serta memerintahkan camat dan lurah, Polri, Dishub, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Karang Taruna, dan semua instansi terkait ikut mendukung kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan tersebut didokumentasikan dan dipublikasikan di laman media sosial Instagram Dinas Kominfo Jakarta Utara. []