Dana BOS Madrasah Swasta Cair Paling Lambat 31 Maret, Begini Tahapannya

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Ahmad Umar/Ist
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Ahmad Umar/Ist

Kementerian Agama (Kemenag) mengonfirmasi pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk madrasah swasta seluruh jenjang tahun 2021 ini. 


Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Ahmad Umar menjelaskan, pencairan dana BOS itu akan dilakukan hingga tanggal 31 Maret 2021 setelah madrasah melengkapi seluruh persyaratan.

"Tahapan persiapan penyaluran sudah dimulai dan targetnya dana BOS madrasah swasta tahap I dicairkan paling lambat 31 Maret 2021," ujarnya dikutip dari laman Kemenag, Selasa (23/2). 

Umar menjelaskan, pencairan BOS tahun 2021 ini akan dilakukan secara terpusat oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag. Artinya, pencairan tidak lagi melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi atau Kabupaten/Kota. 

Lebih jauh Umar menyebutkan, ada sejumlah tahapan dalam penyaluran dan pencairan dana BOS bagi madrasah swasta ini. 

Pertama adalah penetapan alokasi dana BOS madrasah swasta. Menurut Umar, tahapan ini ssudah dirampungkan oleh tim Ditjen Pendis pada 22 Februari 2021 lalu. 

"Informasinya bisa diakses melalui Portal BOS https://bos.kemenag/go.id," imbuhnya. 

Tahap berikutnya, lanjut Umar, adalah mengintensifkan sosialisasi kebijakan penyaluran dana BOS ke Kanwil dan Kankemenag. Tahap ini dilakukan selama periode 22 sampai 26 Februari 2021. 

Dalam periode yang sama, Umar mengimbau madrasah harus sudah mulai menyusun Rencana kerja dan Anggaran MAdrasah (RKAM).

Ia menambahkan, bagi madrasah  yang  telah mendapatkan Bimtek Penerapan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan e-RKAM pada  2020 atau awal 2021, agar menyusun EDM dan RKAM dengan menggunakan Aplikasi e-RKAM (https://erkam.kemenag.go.id). 

"Sementara yang belum, diminta menyusun RKAM secara manual sebagaimana sebelumnya," tandas Umar.

Setelah penyusunan RKAM, Umar mengingatkan tahap berikutnya yaitu penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara madrasah dengan PPK Dit KSKK Madrasah. Prosesnya dilakukan melalui Portal Bos https://bos.kemenag.go.id.

Tahap berikutnya adalah melengkapi persyaratan pencairan dana BOS dengan Login Aplikasi Portal BOS Madrasah. Menurut Umar, proses ini berlangsung pada 27 Februari hingga 5 Maret 2021. 

Setelah itu, tim pengelola BOS Kemenag akan melakukan verifikasi berkas dari madrasah secara daring. 

"Hasil verifikasi berkas tersebut lalu ditindaklanjuti oleh Tim Ditjen Pendidikan Islam untuk proses pencairan Dana BOS melalui bank penyalur," jelasnya. 

Adapun besaran dana BOS bervariasi berdasarkan tingkat satuan pendidikan. Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebesar Rp 900 ribu, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Rp 1,1 juta. 

Sementara untuk Madrasah Aliyah atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MA/MAK) sebesar Rp 1,5 juta. []