Datangi Gibran di Loji Gandrung, Ahok Ngaku Tak Bicara Bisnis

Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung/RMOLJateng
Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung/RMOLJateng

Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas Wali Kota Solo di Loji Gandrung, Rabu (7/4).


Kehadiran Ahok disambut Gibran di pintu utama Loji Gandrung. Setelah menyapa awak media, keduanya masuk dan berbincang di dalam kurang lebih satu jam.

Usai pertemuan, Ahok menyampaikan dirinya akan terbang ke Cepu, Blora, Jawa Tengah, untuk kunjungan kerja. Namun Karena penerbangan terbatas, Ahok memilih bermalam di Kota Solo.

"Saya lagi kunjungan ke Cepu, karena penerbangan terbatas jadi nginep di Solo. Kemudian kontak Pak Wali Kota ada waktu untuk ketemu nggak," ujar Ahok dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Ahok mengingat dirinya pernah datang ke kota Solo pada 9 Februari 2012 lalu dan bertemu dengan Jokowi yang  pada waktu itu masih menjabat sebagai wali kota Solo.

"Kedua kali mampir ke Solo ketemu anaknya (Pak Jokowi) sudah jadi wali kota Solo," lanjut Ahok.

Saat ditanyakan apa yang menjadi pembicaraan keduanya, Ahok hanya memastikan tidak ada pembicaraan soal bisnis.

"Ngobrol biasa saja. Ini saya bilang (mau) pulang cepat. Kalau nggak ya nggak berhenti-berhenti kita ngobrolnya. Makanannya banyak. Nggak ngomongin bisnis. Karena Mas Gibran sudah ngomong bisnis sudah kasih Mas Kaesang. Saya juga nggak ngomong bisnis," imbuh Ahok.

Ahok menyebut meski baru menjabat sebagai wali kota Solo, Gibran sudah terlihat baik dalam melaksanakan apa yang sudah menjadi program kerjanya.

"Kita sudah ngobrol banyak dengan Mas Wali, sudah sangat baik. Sudah ngurusin pendidikan kesehatan dengan baik, rumah sakit," ungkapnya.

Namun Ahok juga berpesan untuk masalah taman mungkin harus lebih hijau lagi. Seperti Pertamina yang juga sangat mendukung masalah penghijauan.

"Kita lihatlah Pertamina juga mendukung untuk penghijauan. Kita itu salah satu pilar dari  tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina (CSR) adalah Pertamina hijau. Itu salah satu pilarnya. Ada Pertamina Sehat, ini Pertamina Hijau," imbuhnya.

Sementara itu Gibran menyebut tidak ada yang khusus dengan kehadiran Ahok ke Kota Solo.

"Ngobrolin leadership. Beliau kan termasuk orang yang saya idolakan, orangnya tegas dan apa-apa cak cek. Ketemu terakhir ketemu waktu pelantikan bapak, habis itu tidak pernah ngobrol lagi," tutup Gibran. []