Demo "Jokowi End Game" Melempem, Kapolda: Terima Kasih Tak Termakan Hoaks

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran/Net
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran/Net

Rencana aksi menolak PPKM Darurat dengan tajuk "Jokowi End Game" rupanya tidak seramai seruannya di media sosial. Saat pelaksanaan bahkan tidak ada massa yang katanya akan melakukan longmarch ke Istana. 


Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran merasa senang masyarakat tidak termakan informasi salah alias hoaks terkait demo tersebut. Ia lantas menyampaikan terima kasih kepada segenap warga Jakarta. 

"Saya sebagai Kapolda sangat mengapresiasi masyarakat Jakarta mendengar imbauan kita untuk tidak terprovokasi hoaks," kata Fadil di Jakarta, Selasa (27/7). 

Diketahui, rencana aksi tersebut akan digelar pada Sabtu, 24 Juli 2021 lalu. Masa akan melakukan longmarch dari kawasan Glogok menuju Istana Negara. 

Namun demikian, beredar di media sosial video yang menayangkan kerusuhan dalam suatu unjuk rasa. Narasi dari video tersebut menyebutkan bahwa kerusuhan itu terjadi saat demo Jokowi End Game. 

Belakangan, Polri sendiri menegaskan bahwa video beserta narasi yang beredar adalah hoaks. Disebutkan, video tersebut direkam saat aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu. 

Fadil Imran melanjutkan, demonstrasi merupakan tindakan tidak populer di masa pandemi Covid-19. Terlebih, kata dia, saat ini sudah mulai tumbuh empati dan kepekaan sosial untuk menjaga dan menyehatkan Jakarta. 

"Mudah-mudahan semakin sejat, Jakarta semakin aman di tengah terpaan isu yang tidak jelas," pungkasnya. []