Demo Mabes Polri, Massa Protes Bos KSP Indosurya Dibebaskan   

Massa dari sejumlah elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan/Ist
Massa dari sejumlah elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan/Ist

Ratusan massa dari sejumlah elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri dan Kejaksaan Agung, Selasa (28/6). Mereka memprotes dibebaskannya bos KSP Indosurya Henry Surya Cs.


"Bos Indosurya harus ditahan lagi," kata salah seorang orator dan Banser Nahdlatul Ulama M Sidik.

Unjuk rasa yang dimotori LQ Indonesia Lawfirm itu juga melibatkan Banser Nahdlatul Ulama, Pendekar Banten, Laskar Merah Putih, mahasiswa Islam, wartawan dari Serang, Banten, Jakarta dan Bekasi. 

Meski begitu, kehadiran ratusan massa di depan Museum Mabes Polri tidak membuat macet lalu lintas.  

Mereka membawa spanduk, poster dan papan nama menuntut agar korban investasi bodong diperhatikan oleh Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Baharuddin.

Ketua LQ Indonesia Alvin Lim mengatakan, kedatangan dirinya dalam aksi unjuk rasa tersebut mewakili 150 ribu korban investasi bodong.

"Kami minta keadilan, para pelaku kejahatan investasi bodong diadili," kata Alvin.

Dalam aksi tersebut tampak hadir artis Patricia Gouw yang juga menjadi korban KSP Indosurya.

Patricia mengaku kecewa dengan dibebaskannya Henry Surya Cs dari tahanan. 

"Pemerintah tidak boleh abai atas nasib puluhan ribu korban investasi bodong di Indonesia," kata Patricia. []