Dengan Prokes Ketat, Donor Darah Di Kantor Pusat PMI Terasa Cepat Dan Tuntas

Ilustrasi petugas mengenakan seragam PMI/Net
Ilustrasi petugas mengenakan seragam PMI/Net

Di tengah pandemi Covid-19 pelayanan di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta masih terus berlangsung. Salah satunya pelayanan donor darah.


Redaksi Kantor Berita RMOLJakarta mencoba sendiri pelayanan jasa donor darah di kantor PMI Jakarta yang berada di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Senin (22/2) malam.

Meski sudah larut malam, keadaan di kantor PMI saat itu masih cukup ramai. Keramaian itu tentu dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Sebelum masuk, petugas satpam menanyakan keperluan dan mengecek suhu serta menyemprotkan cairan disinfektan. Tidak lupa, petugas mewajibkan pendonor menggunakan masker dengan baik.

Setelah itu, pendonor akan diarahkan masuk ke meja pendaftaran untuk mengisi formulir. Kira-kira formulir pendonor terdiri dari tiga lembar, mulai dari data pribadi sampai ke daftar riwayat penyakit.

"Setelah diisi semua, tunggu namanya dipanggil," kata petugas.

Setelah mendaftar dan diberi berkas, pendonor diminta menunggu di ruang tunggu dengan pendonor lain.

Tentu di sini kursi tunggu sudah ditandai dan dibatasi, sehingga orang tidak bisa duduk berdempetan.

"Nomor antrean 578 silahkan periksa," bunyi pengeras suara.

Redaksi bergegas membawa berkas formulir dan mengecek HB, berat badan, dan sebagainya. Usai diperiksa, pendonor kemudian diminta menunggu sebentar lalu diperiksa kembali oleh dokter.

"Saya cek tensi dulu ya, istirahat cukup lima jam terakhir? Terakhir makan jam berapa?" tanya dokter.

Kira-kira lima menit lamanya proses pemeriksaan, akhirnya pendonor diminta masuk ke ruang donor darah.

Di ruangan tersebut, pendonor mengumpulkan berkas dan wajib mencuci kedua tangan hingga siku dengan sabun.

Tak lupa, tiap proses pemeriksaan tersebut petugas selalu menyemprotkan cairan disinfektan ke kursi dan meja. Fungsinya agar menjaga sterilisasi kursi dari pendonor satu dengan lainnya.

Proses pengambilan darah berlangsung kurang lebih 15 hingga 20 menit. Setelah diambil darah, pendonor mendapatkan kartu donor dan mendapat susu, jus serta snack di kantin.

Menanggapi pelayanan yang cepat dan tuntas, Ketua PMI Jakarta Rustam Effendi menyebut pelayanan di tempatnya terbuka 24 jam.

Sehingga siapapun yang membutuhkan darah atau ingin mendonorkan bisa langsung datang ke kantor PMI.

Pastinya setiap petugas, dokter yang bertugas selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

"PMI tidak pernah tutup sepanjang masa, tetap terus melayani," ucap Rustam. []