Desmond J Mahesa Kritik Gaya Hedonis Polisi: Rakyat Lagi Susah!

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa/Ist
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa/Ist

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa mendukung pernyataan Menko Polhukam RI Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal kultural anggota Polri. Dia menyoroti gaya hidup hedonis anggota Polri yang sudah menjadi rahasia umum.


"Itu kan sudah bukan rahasia umum. Pak Mahfud MD sebagai Menkopolhukam ngomong itu, Pak Sigit juga ngomong itu. Saya bisa ngomong apa lagi? Kenyataannya begitu. Ya, bagaimana kesadaran, imbauan Kapolri dipatuhi oleh anggotanya," kata Desmond yang dikutip redaksi, Kamis (22/9).

Desmond menegaskan moralitas anggota Polri sangat diperlukan dengan tidak mempertontonkan kemewahan di hadapan publik.

"Ya iya dong, dalam artian jangan mempertontonkan kemewahan karena rakyat lagi susah. Kalau rakyatnya maju ya kita tampil sama-sama saja, orang Indonesia makmur gitu. Yang kasihan kan nanti rakyat tidak hormat lagi sama Polri," kata Desmond.

Menurutnya, anggota Polri harus mematuhi imbauan Kapolri agar Indeks Kepercayaan Masyarakat meningkat terhadap Polri.

Desmond kembali menegaskan dukungannya terhadap kritikan Mahfud soal gaya hidup hedonisme anggota kepolisian. Menurutnya, kritikan itu bertujuan untuk kebaikan bangsa.

"Ya pasti saya dukunglah untuk kebaikan bangsa ini," kata politikus Gerindra ini.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengeluarkan aturan polisi hedonis. Menurutnya, bila ada polisi yang bergaya hidup mewah bisa diproses melalui aturan yang ada.

"Terkait dengan pola hedonis terima kasih kami mendapatkan masukan, sebenarnya kami juga sudah mengeluarkan Perkap dan juga STR dari Propam terkait masalah hedonis ini dan saya kira terhadap hal yang seperti ini tolong pak kami diinfokan," kata Sigit saat rapat bersama Komisi III DPR beberapa waktu lalu.

"Karena memang ini sudah diatur bahwa kalau pola-pola ini masih dilakukan, kita sudah punya aturannya dan mereka kita bisa proses di dalam peraturan kami di dalam pelanggaran terhadap ketentuan ketentuan yang kita atur," sambungnya.

Sigit menyebut Divisi Propam Polri kerap mengawasi gaya hidup polisi. Dia juga sering mendapat masukan soal masalah polisi yang hedonis.

"Jadi memang ini terus dilakukan oleh Propam untuk melaksanakan patroli setiap hari karena kita juga sering mendapatkan masukan terkait masalah-masalah seperti dan hal-hal tersebut langsung kami proses," demikian Sigit. []