Dituduh Terima Uang dari Formula E, Anies Tantang Pembuktian

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menyambangi KPK/RMOL
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menyambangi KPK/RMOL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami dugaan korupsi penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun beberapa kali memenuhi undangan lembaga antirasuah yang dipimpin Firli Bahuri itu untuk memberikan penjelasan terkait hal ini.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menegaskan tidak pernah menerima sepeserpun aliran dana Formula E seperti yang selama ini dituduhkan sejumlah pihak.

"Bila Anda katakan saya ambil uang, tunjukkan, bila tidak ada buktinya, maka tuduhan Anda batal," kata Anies seperti dikutip redaksi melalui YouTube CNN TV, Kamis (6/10).

Eks Rektor Universitas Paramadina itu justru meminta pihak yang menuduhnya menerima uang dari Formula E untuk membuktikan tuduhan tersebut.

 "Jangan dibalik, setiap orang yang dituduh harus memberikan pembuktian," tegasnya.

Untuk diketahui, penyelidikan yang dilakukan oleh KPK tidak selalu naik ke tahap penyidikan. KPK bisa menghentikan penyelidikan jika tidak menemukan unsur pidana.

Namun dalam laporan Tempo, Firli disebut mendesak penyidik agar menaikkan status kasus Formula E ke tahap penyidikan. Upaya ini dinilai sebagai bagian menjegal Anies Baswedan menuju pencalonan presiden.[]