DKI PSBB Ketat, Jam Operasional Restoran Hingga Bioskop Dibatasi

Pengunjung bioskop terapkan protokol kesehatan/lst
Pengunjung bioskop terapkan protokol kesehatan/lst

Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Disnaker) DKI Jakarta mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepala dinas nomor 16/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kapasitas dan jam operasional pada sektor usaha pariwisata dalam rangka pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.


Dalam surat keputusan yang diteken Plt. Kadisparekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya pada 8 Januari itu menetapkan pemberlakuan pembatasan kapasitas dan jam operasional sejumlah sektor mulai tanggal 11 Januari 2021 sampai dengan tanggal 25 Januari 2021. 

Dalam SK itu, ada 12 jenis usaha pariwisata yang diizinkan beroperasi dengan pembatasan. 

Pertama yakni rumah makan/restoran/kafe/bar berkapasitas 25 persen, tidak boleh menampilkan live musik, jam operasional 06.00-19.00 WIB. Untuk layanan take away sesuai jam operasional/24 jam.

Selanjutnya Salon/barbershop berkapasitas 25 persen dengan jam operasional 09.00-19.00 WIB, Golf/driving range berkapasitas 25 persen dan jam operasional 08.00-19.00 WIB.

Lalu Meeting/seminar/workshop di hotel berkapasitas 25 persen dengan jam operasional 08.00-19.00 WIB, Kawasan pariwisata (Ancol/TMII, dll) berkapasitas 25 persen dan jam operasional 05.00-19.00 dan akses hotel/akomodasi 24 jam.

Museum dan galeri berkapasitas 25 persen dengan jam operasional 08.00-16.00 WIB, Wisata air berkapasitas 25 persen dengan jam operasional 06.00-19.00 WIB, Pusat kesegaran jasmani berkapasitas 25 persen dengan jam operasional 06.00-19.00 WIB.

Kemudian akad nikah/pemberkatan/upacara pernikahan di hotel dan gedung pertemuan dengan maksimal jumlah undangan 30 orang, jam operasional 06.00-19.00 WIB.

Resepsi pernikahan di hotel dan gedung pernikahan yang sudah memiliki izin berkapasitas 25 persen dengan jam operasional 06.00-19.00 WIB.

Pemutaran film/bioskop berkapasitas 25 persen, pemutaran film terakhir pada jam 19.00 WIB dan Bowling, billiard, dan seluncur uang sudah memiliki izin penyelenggaraan berkapasitas 25 persen, jam operasional 11.00-19.00 WIB

"Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan," demikian bunyi surat keputusan kepala dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif DKI Jakarta yang dikutip redaksi. []