FKDM DKI Serukan Publik Tak Kaitkan Ormas Dan Agama Tertentu Dengan Terorisme

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta Munir Arsyad/Net
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta Munir Arsyad/Net

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta Munir Arsyad mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan gerbang kompleks Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.


Munir menilai, aksi ini sebagai tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan jauh dari ajaran agama. 

“FKDM meminta supaya masalah terorisme tidak dikait-kaitkan dengan agama, suku atau ormas tertentu di negeri ini, karena hal demikian akan semakin membuat keruh suasana,” kata Munir saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (30/3).

Soal atribut dan buku berbau Front Pembela Islam (FPI) yang ditemukan polisi dari lokasi penggrebekan terduga teroris, Munir menyerukan publik tak mengambil kesimpulan sendiri-sendiri.

"Biarkanlah polisi bekerja dengan cermat menuntaskan kasus ini," kata Munir.

Disisi lain, menurut Munir, untuk mengantisipasi peristiwa teror bom di ibu kota, seluruh personel FKDM DKI Jakarta, diintruksikan memperketat pengawasan di lingkungan masing-masing.

"Personel FKDM, mulai tingkat provinsi sampai kelurahan diminta memperkuat pengawasan serta deteksi dini," kata Munir.

Ia juga mengimbau masyarakat agar berkoordinasi dengan personel FKDM yang bersiaga di seluruh kantor kelurahan, kecamatan, wali kota dan Balaikota, apabila melihat atau menemukan gejala yang mencurigakan.

Munir melanjutkan, kesiapsiagaan FKDM ini sekaligus untuk memberikan kenyamanan serta ketenangan umat Islam ibu kota yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Diketahui, pihak kepolisian melalui Detasemen Khusus 88 Anti Teror melakukan penggerebekan di tiga lokasi untuk membongkar jaringan terorisme di Tanah Air, Minggu (28/3) hingga Senin (29/3).

Penggerebekan tersebut dilakukan di tiga lokasi yakni Bima, Nusa Tenggara Barat; kawasan Condet, Jakarta Timur dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Total 9 orang terduga teroris diamankan bersama sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. []