FPPJ Bela Heru soal Pergantian Lima Direksi Jakpro

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah (kanan)/Ist
Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah (kanan)/Ist

Keputusan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengganti lima direksi dan satu komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memperoleh dukungan dari Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah.


"Wajar diganti, kan Jakpro butuh penyegaran," kata Rian, sapaan akrab Endriansah kepada wartawan, Senin (28/11).

Rian berharap pergantian lima direksi dan satu komisaris Jakpro dapat memacu kinerja badan usaha milik daerah (BUMD)  di bawah Pemprov DKI Jakarta tersebut.

"Penyegaran di jajaran pengurus itu hal yang biasa, terpenting kinerja Jakpro terdongkrak," kata Rian.

Rian melihat penyegaran juga tidak melihat soal waktu. Direktur Utama PT Jakpro yang lama Widi Amanasto diketahui sudah 15 bulan bertugas.

Seperti diberitakan, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono merombak posisi lima jabatan direksi PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Salah satunya Iwan Takwin ditunjuk menjadi Direktur Utama perseroan tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BP BUMD DKI Jakarta Fitria Rahadiani mengatakan, RUPS menyetujui untuk memberhentikan Widi Amanasto (Dirut Utama), Gunung Kartiko (Direktur Pengelolaan Aset), Leonardus W. Wasono Mihardjo (Direktur Keuangan) dan Iwan Takwin (Direktur Pengembangan Bisnis). Namun salah satu di antara lima nama itu, sosok Iwan Takwin justru ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Jakpro.

“Iwan Takwin sebagai Direktur Utama Perseroan, I Gede Adi Adnyana T sebagai Direktur Perseroan, Adrian Rusmana sebagai Direktur Perseroan, Solihin sebagai Direktur Perseroan dan Adi Santosa sebagai Direktur Perseroan,” kata Fitria.

Diketahui, Iwan Takwin di era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengemban amanah sebagai Direktur Proyek Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta Utara. Setelah JIS selesai, Iwan diangkat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro.

Bahkan sebelumnya, Iwan pernah mengemban amanah sebagai Dirut PT Jakarta Solusi Lestari (JLS) yang merupakan anak usaha Jakpro, dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Proyek Jakarta International Velodrome dan Pembangunan LRT Fase I (Velodrome-Kelapa Gading).

Selain mengganti kursi direksi, pemegang saham dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta juga mengangkat Dwi Wahyu Daryoto sebagai Komisaris. Pada tahun 2018 lalu, Dwi sempat menjadi Dirut Jakpro setelah ditunjuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. []