Gawat! Ada 19 Kasus Varian Baru Corona di Jakarta

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Kasus Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta kembali meroket pada hari ini, Kamis (10/6).


Terlebih saat ini ada varian baru virus Corona yang diklaim sudah masuk ke Indonesia. Terkait varian baru ini, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan karena disebut lebih cepat menular.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara aktif melakukan pemeriksaan sampel Whole Genome Sequencing (WGS) di mana sebanyak 649 sampel sudah diperiksa.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia pemeriksaan itu mengungkap adanya 19 kasus Variant of Concern, mutasi virus baru di DKI Jakarta.

"Di mana 18 di antaranya memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri, dan 1 kasus transmisi lokal," kata Dwi.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, pada hari ini positif Covid-19 DKI mencapai 2.096 kasus. 

Sebanyak 51 persen atau 1.070 kasus di antaranya adalah hasil tracing Puskesmas yang mayoritas dilakukan di RT PPKM Mikro, sedangkan 1.026 kasus ditemukan di fasilitas kesehatan.

Adapun 5 Kecamatan penyumbang kasus terbanyak adalah Cengkareng 109 kasus, Cipayung 80 kasus, Jagakarsa 80 kasus, Duren Sawit 71 kasus, dan Kebon Jeruk 68 kasus.

Proses vaksinasi juga masih terus berlangsung di DKI Jakarta. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 untuk tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik sebanyak 3.000.689 orang.

Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 2.728.441 orang (91%) dan total dosis 2 kini mencapai 1.845.698 orang (62%). Sedangkan, untuk Vaksinasi Gotong Royong dosis 1, total di Jakarta saat ini sebanyak 35.613 orang.

Lebih lanjut, untuk tenaga kesehatan, vaksinasi telah dilakukan kepada 135.728 orang (121% dari target). Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi telah dilakukan kepada 593.442 orang (65,1% dari target).

Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi telah dilakukan kepada 1.999.271 orang (101% dari target). []