Gema Cita Minta PAM Jaya Segera Penuhi Target 100 Persen SPAM

Pengolahan air bersih Perumda PAM Jaya/Net
Pengolahan air bersih Perumda PAM Jaya/Net

Perumda Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya diharapkan bisa segera memenuhi target pelayanan 100 persen Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Jakarta pada 2030.


Ketua umum Gerakan Masyarakat Cinta Jakarta (Gema Cita), Hilman Firmansyah mengatakan, untuk mencapai pelayanan 100 persen SPAM, PAM Jaya harus memiliki program dan strategi yang visioner serta progresif dalam rangka pelaksanaan proses masa transisi. 

Menurut Hilman, untuk mewujudkan 100 persen cakupan layanan SPAM, PAM Jaya sepatutnya bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov DKI, DPRD dan elemen masyarakat. 

"Aspek yang harus diperhatikan yakni cakupan layanan perpipaan untuk mengganti penggunaan air tanah di Provinsi DKI Jakarta masih terbilang rendah yakni 65,8 persen," kata Hilman dalam keterangannya, Senin (21/11).

Adapun aspek lainnya dalam penggunaan air tanah yang berlebihan juga perlu diperhatikan, seperti penurunan permukaan tanah di Jakarta yang berakibat bagi kondisi lingkungan, masyarakat serta potensi bencana alam yang akan merusak dan timbul korban jiwa. 

Diketahui, kerjasama PAM Jaya dengan dua mitra swasta yakni Palyja dan Aetra akan berakhir 31 Januari 2023 sehingga PAM Jaya, Pemprov DKI Jakarta serta dinas teknis dan kementerian butuh persiapan serta kesiapan serta dukungan dari masyarakat luas. 

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penugasan Kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya untuk melakukan percepatan peningkatan cakupan layanan air minum di Provinsi DKI Jakarta.

Salah satunya dengan melakukan kerja sama dengan Badan usaha melalui optimalisasi aset yang ada saat ini (eksisting) memakai skema pembiayaan paket yang diakumulasikan (bundling).[]