GL Pro 08, LMP dan HMI Bantu Anies Capai Target 8,8 Juta Penduduk Jakarta Divaksinasi

Ketua Umum DPP GL Pro 08 Jimmy Ck bertemu ormas Laskar Merah Putih DKI Jakarta untuk menggelar vaksinasi massal gratis/Ist
Ketua Umum DPP GL Pro 08 Jimmy Ck bertemu ormas Laskar Merah Putih DKI Jakarta untuk menggelar vaksinasi massal gratis/Ist

Kabar gembira buat Provinsi DKI Jakarta, karena kembali mencatat pertambahan kasus yang cukup rendah Covid-19, dibandingkan provinsi lain di Jawa.


Berdasarkan data Kementerian Kesehatan ada 3.527 kasus baru Covid-19 pada Selasa kemarin (27/7), kasus baru di DKI lebih rendah dibandingkan Jawa Barat (8.589 kasus), Jawa Tengah (5.187 kasus), dan Jawa Timur (6.337 kasus).

Bukan cuma itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, hingga Selasa (27/7) jumlah warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama di Jakarta sebanyak 7.209.473 orang (81,8%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 111.471 orang. 

Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 2.321.531 orang (26,3%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 82.655 orang. 

Adapun target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden RI agar dipenuhi pada akhir Agustus adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas.

Sementara, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin untuk menciptakan kekebalan komunitas.

Ketua Umum DPP GL Pro 08 Jimmy Ck pun tidak tinggal diam untuk membantu Anies Baswedan merealisasikan herd immunity atau kekebalan komunal di Jakarta.

Jimmy mengatakan, GL Pro 08 yang berkolaborasi dengan organisasi masyarakat Laskar Merah Putih DKI Jakarta dan organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam MPO DKI Jakarta berencana menggelar vaksinasi massal gratis.

"Vaksinasi diharapkan mampu mencegah penularan virus corona secara personal maupun lingkungan sekitar tempat tinggal," kata Jimmy kepada wartawan, Rabu (28/7).

Jimmy mengatakan, agar percepatan vaksinasi di Jakarta tepat sasaran, mesti ada skala prioritas, terarah, terukur, terencana dan massif.

"Ini kegiatan kemanusiaan, jangan terlalu lama untuk dilaksanakan, kasihan rakyat," demikian Jimmy. []