Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf Wafat, Wagub DKI: Semoga Kita Mampu Meneladani Beliau

Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf meninggal dunia, Jumat (15/1).
Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf meninggal dunia, Jumat (15/1).

Duka mendalam turut dirasakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atas wafatnya Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf pada Jumat (15/1).


"Banyak amal jariyah Almarhum Habib Ali Tebet, semoga kita mampu meneladani beliau," ungkap Riza seperti dikutip redaksi melalui akun instagram miliknya, Sabtu (16/1). 

Pria yang akrab disapa Ariza itu pun bersaksi bahwa Habib Ali adalah sosok yang baik. Baginya, almarhum merupakan teladan bagi umat dalam menjalani kehidupan yang sebentar ini. 

"Mari kita doakan Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf. Semoga Allah SWT menerima segala kebaikannya, mengampuni segala dosanya, menempatkan beliau di surga, dan keluarga beliau selalu dalam kesabaran," tutur orang nomor dua di Jakarta itu. 

Habib Ali bin Abdurahman Assegaf  adalah anak  kedua dari pasangan Habib  Abdurrahman bin Ahmad  Assegaf (Sayyidul Walid) dan  Hj. Barkah  binti Ahmad  Fusyani.  Lahir  pada  tahun  1945  di Bukit Duri, Jakarta. 

Habib  Ali merupakan tokoh ulama kharismatik yang disegani di Jakarta, kiprahnya melanjutkan  perjuangan dakwah  Sayidul Walid  sebagai  ulama  sentral  yang menjadi  rujukan para  ulama dan habaib,  majelisnya di Yayasan  Al-Afaf di Bukit Duri, Jakarta  menjadi  pusat  ilmu yang selalu di datangi  oleh ulama besar dari berbagai  penjuru dunia.

Ulama karismatik ini belakangan memang sempat menjadi sorotan lantaran majelisnya yang penuh sesak saat Habib Rizieq Shihab datang sepulang dari Makkah Arab Saudi.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW itu dihadiri ribuan jemaah. Jalan di Tebet hingga Jalan Abdullah Syafi'i ditutup karena banyaknya jemaah yang hadir. []