Harlah NU Versi Hijriah, PBNU Gelar Acara Di Masjid Istiqlal

Logo Harlah ke-98 NU/Repro
Logo Harlah ke-98 NU/Repro

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dijadwalkan menggelar acara puncak Hari Lahir (Harlah) NU ke-98 versi penanggalan Hijriah di Masjid Istiqlal. 


Ketua Panitia Pelaksana Harlah NU ke-98, KH Mochammad Bukhori Muslim menjelaskan, acara puncak tersebut rencananya diselenggarakan pada tanggal 27 Februari yang bertepatan dengan 16 Rajab 1442. 

Tanggal 16 Rajab dipilih karena merupakan tanggal hari lahir NU versi kalender Hijriah. 

Terkait pelaksanaan di Masjid Istiqlal, Bukhori menyebut saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait. Jika diperbolehkan, PBNU akan mematuhi protokol kesehatan dengan membatasi peserta yang hadir. 

"Kita sedang koordinasi dengan pengelola Istiqlal, tapi itu akan dilaksanakan dengan sangat terbatas. Kita perkirakan sektar 200 orang yang masuk dan menerapkan protokol kesehatan ketat," ujarnya seperti dikutip dari laman NU Online, Selasa(23/2). 

Masih kata Bukhori, selain menggelar acara luring yang direncanakan di Masjid Istiqlal, pihaknya juga menyiapkan acara secara daring yang bisa diikuti oleh seluruh masyarakat. 

Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam acara secara virtual tersebut. Di antaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), dan KH Agoes Ali Masyhuri dari Sidoarjo. 

Sementara Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan beberapa kiai yang lain, kata Kiai Bukhori, akan hadir langsung di Masjid Istiqlal bersama dengan tokoh lainnya. 

"Bahkan insyaallah kita akan undang Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin untuk hadir melalui zoom," ujarnya. 

Lebih jauh, Bukhori juga merinci agenda yang akan diselenggarakan. Menurutnya, peringatan versi Hijriah ini merupakan bagian dari rangkaian Harlah ke-95 versi Masehi yang digelar 31 Januari 2021 lalu. []