Heboh Vaksin Booster, Wagub DKI Minta Influencer Jaga Perasaan Nakes

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Ist
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Ist

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan vaksin dosis ketiga atau booster masih dikhususkan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan belum menyasar masyarakat umum.


Pernyataan Ariza itu menyusul maraknya kabar di sosial media yang menyebut ada pelaksanaan kegiatan vaksinasi booster bagi influencer di Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Kami mohon kepada para influencer, agar tidak melakukan aktivitas offline maupun online yang mengganggu perasaan para tenaga kesehatan kita," kata Ariza melalui akun Instagram miliknya, Jumat (30/7).

Senada dengan Ariza, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta, Agustinus juga telah menegaskan kabar vaksinasi Covid-19 dosis ketiga bagi influencer adalah hoaks. 

"Untuk vaksin ketiga yang dibilang Moderna kami tidak ada, dan itu tidak pernah diberikan di DPRD yang namanya vaksin booster atau ketiga," kata Agustinus.

Kabar miring mengenai vaksinasi dosis ketiga ini sebelumnya ramai di media sosial. 

Seorang yang diduga influencer mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga di DPRD DKI Jakarta pada Selasa (27/7).

Informasi tersebut membuat warganet geram karena dosis ketiga hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes).

Hal ini diunggah di Instastory milik @johandjayanto. Saat itu, Johan mengunggah tangkapan layar yang menampilkan diduga influencer tengah mendapatkan vaksin dosis ketiga.

Kebetulan Johan merupakan salah satu followers dari orang tersebut. 

“Tuesday (Selasa) 9:18 AM. Vaccine shot x3: Booster,” tulis caption diduga influencer tersebut dalam tangkapan layar Johan.

Dalam foto tersebut juga terlihat logo DPRD DKI Jakarta. Namun sayangnya, foto diduga influencer dan nama akunnya disensor, sehingga wajah dan identitasnya belum diketahui.[]