Hotel dan Restoran Boleh Live Music, Pengunjung Dilarang Sumbang Lagu

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan kembali penyelenggaraan pertunjukan musik (live music) di restoran maupun hotel di Ibu Kota.


Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang wajib diterapkan pengelola maupun pengunjung.

"Dengan syarat sesuaikan jumlah personil dengan luas panggung, memasang pembatas atau partisi pada area panggung," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/6).

Mantan Anggota DPR RI itu menambahkan, para pengunjung juga dilarang untuk menyumbang lagu.

"Jadi pengunjung tidak lagi berinteraksi satu panggung," jelasnya.

Izin penyelenggaraan live music di hotel dan restoran ini sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 381 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro pada sektor usaha pariwisata yang ditandatangani Plt Kadis Parekraf Gumilar Ekalaya, Senin (31/5).

Namun, izin ini terbatas hanya pada hotel dan restoran yang memiliki legalitas Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). []