Ini Alasan Anies Dan Ariza Batal Divaksin Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di dampingi Wagub DKI, Ahmad Riza Patria/lst
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di dampingi Wagub DKI, Ahmad Riza Patria/lst

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria (Ariza) batal disuntik vaksin Covid-19 tahap pertama.


Alasan pemimpin Jakarta itu batal divaksinasi tahap awal karena keduanya sebelumnya sudah pernah terpapar virus Covid-19. Sehingga untuk saat ini bukan bagian dari prioritas. 

"Tentu (karena) Pak Gubernur dan Wakil Gubernur karena ada riwayat terkonfirmasi positif (Covid-19), tidak menjadi sasaran (vaksinasi) pada saat ini," demikian yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (14/1).

Adapun pada tahap pertama pemberian vaksin di Jakarta akan dilakukan pada Jumat besok, 15 Januari 2021. 

Dalam tahap itu, sebanyak 60 ribu tenaga kesehatan dan 21 tokoh masyarakat di Ibu Kota akan menjadi sasaran penerima vaksin.

Widyastuti turut menjelaskan, secara umum sasaran penerima vaksin yang sudah ditentukan selanjutnya akan dilakukan screening dan verifikasi oleh tim vaksinasi di masing-masing wilayah. 

Dalam proses itu, ada 16 pertanyaan yang diberikan kepada calon penerima vaksin. Salah satu pertanyaannya adalah apakah pernah terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

"Begitu (jawabannya) ya, itu langsung tidak masuk dalam kriteria sasaran," tandas Widyastuti. []