Ini Alasan Polisi Pulangkan Dua Anggota Ormas yang Diduga Meras Pekerja Provider di Cengkareng

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Polsek Cengkareng memulangkan Erik dan Nikmad dua pemuda anggota organisasi masyarakat (ormas) yang diduga melakukan aksi pemalakan kepada pekerja pemasangan kabel salah satu provider internet di Jalan Bojong Raya, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.


Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo menyebut tidak ada unsur pidana dalam kasus ini, sebab korban belum memberikan sejunlah uang. 

"Unsur pidana belum masuk karena belum ada transaksional disitu jadi kita tidak bisa menahan atau memproses," kata Ardhie dalam keterangannya, Kamis (23/6). 

Hal ini diperkuat dengan belum diberikannya uang sebesar Rp 1,5 juta daei pekerja provider ke anggota ormas. 

Namun, Ardhie menyebut Erik dan Dikmad sempat meminta uang sebesar Rp 1,5 juta ke pekerja provider. 

Kini Erik dan Nikmad diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali, serta diminta menandatangani surat pernyataan 

"Kedua orang ini anggota ormas aktif. Mereka temenan cuman beda organisasi aja. Kemarin kta amankan dan kita minta keterangan serta buat surat pernyataan dan permohonan maaf," kata Ardhie.[]