Ini Penyebab Pejabat Korupsi Versi Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist

Maraknya kasus korupsi di Indonesia yang menjerat banyak pejabat publik, baik level eksekutif, legislatif, maupun yudikatif menunjukkan bahwa budaya korupsi telah mengakar begitu kuat.


Persoalan itu pun mendapat sorotan dari Diksi Milenial Yogyakarta dengan menggelar serial diskusi virtual yang mengangkat tema 'Membedah Praktik Korupsi Kepala Daerah'. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang diundang menjadi narasumber membeberkan, setidaknya ada tiga penyebab munculnya budaya korupsi. 

"Pertama korupsi karena kebutuhan, korupsi karena keserakahan, lalu korupsi karena sistem," kata Anies yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (8/4). 

Orang nomor satu di Jakarta itu menjelaskan, untuk korupsi yang dilakukan karena kebutuhan dapat dicegah dengan memberikan penghidupan yang layak. 

Sementara korupsi karena keserakahan solusinya adalah dengan memberikan sanksi yang tegas dan tidak pandang bulu. 

"Karena serakah itu infinite. Tidak ada ujungnya," tegas Anies. 

Sedangkan korupsi karena sistem terjadi akibat adanya proses yang membuat seseorang terjebak dalam praktik korupsi. 

"Tugas kita melakukan inovasi dalam mengendalikan praktik itu," pungkasnya.[]