Jangan Lagi Jadi Bulan-bulanan Kapitalisme Global

KONFERENSI Asia Afrika adalah suatu peristiwa sejarah yang luar biasa. Peristiwa ini kemudian menjadi momentum penting cikal bakal terbentuknya gerakan non blok yang terjadi sekitar 60 tahun yang lalu.

Konferensi Asia Afrika adalah dimaksudkan untuk menunjukkan kepada dunia Internasional bahwasanya kekuatan dunia ketiga jika dipersatukan khususnya di wilayah Asia dan Afrika adalah merupakan suatu kekuatan luar biasa yang tak dapat dipandang sebelah mata oleh dunia,  blok Barat dan blok Timur pada masa itu.

2015 ini kembali diselenggarakan konferensi Asia Afrika tersebut yang kini menjadi agenda rutin periodik penyelenggaraannya dari masa ke masa.

Yang kemudian saat ini harus kemudian harus diperhatikan betul tentang penyelenggaraan konferensi asia Afrika ialah bahwa pasca komunisme dunia telah bosan dengan tatanan kapitalisme dan liberalisme lalu dunia hakekatnya harus dapat menemukan tatanan dunia baru yang dapat menyelamatkan tatanan dunia yang ada pada saat ini, yang telah meluluh lantakkan manusia dan kemanusiaan utamanya pada negara-negara Dunia Ketiga.

Setidaknya, misalnya ada dua tatanan ekonomi dunia ketiga yang harus ditawarkan yakni tatanan ekonomi yang berbasis syari'ah ataupun tatanan ekonomi sosialisme Indonesia.

Sehingga kemudian dunia ketiga tidak lagi melulu hanya menjadi bulan-bulanan kapitalisme global akan tetapi dapat menjadi penentu kebijakan ekonomi dan politik global Dunia pada kenyataannya, karena dunia dan zaman selalu berputar dan bergerak tanpa henti dan semua memiliki masanya masing-masing seyogyanya.

Oleh Denny Agiel Prasetyo, Ketua Umum PP BM Hipmikindo (Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia) dan alumni GMNI Jakarta.